Hot Info

Manfaat Bermain Game Bagi Kesehatan Otak Manusia



Siapa yang tidak pernah bermain game selama hidupnya? Pastinya setiap orang, secara sadar atau tidak sadar pernah bermain game bersama teman-teman sewaktu kecil atau setelah dewasa. Apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini, kita dapat bermain game kartu remi atau game bilyar di dalam smartphone kita.


Namun, sebagian besar dari kita menganggap bermain game merupakan kegiatan yang buang-buang waktu dan tidak mengajarkan hal apapun. Eits, tunggu dulu, mungkin anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena beberapa jenis seperti game puzzle, kartu, board game (semisal monopoly, catur)  dan game tradisional, seperti petak umpet dan lompat tali sangat bermanfaat untuk mengasah otak dan tubuh anak-anak.

Nah, pada kesempatan kali ini, yuukeren akan mengulas beberapa manfaat bermain game bagi kesehatan otak manusia.

1. Melatih Logika

Manfaat bermain game pertama bagi kesehatan otak yakni dapat melatih logika. Untuk memenangkan suatu game, biasanya kita harus menggunakan berbagai strategi dan analisa, yang tentunya secara tidak sadar hal ini mengasah otak si pemain.

Game sendiri dibuat berdasarkan rumus algoritma, mulai dari yang sederhana hingga paling kompleks, dimana algoritma merupakan salah satu bagian dari ilmu matematika. Perusahaan yang memproduksi sebuah game, pastinya kumpulan orang-orang pintar yang suka berpikir logis.

2. Meningkatkan Konsentrasi

Dari beberapa penelitian menunjukan bahwa bermain game, khususnya jenis board game, memiliki dampak positif, yakni dapat meningkatkan daya konsentrasi dan merangsang ketahanan fokus mereka. Permainan jenis ini misalnya, tic tac toe, catur, scrable, shogi, monopoly dan lain-lain.

Contohnya catur, dalam bermain game ini, setiap pemain harus bisa menghentikan gerakan raja agar menang (skak mat), melalui gerakan unik setiap pion-pion yang  kita miliki. Konsentrasi tinggi setiap pemain dibutuhkan untuk menentukan setiap langkah, karena satu gerakan pion saja dapat menentukan alur permainan.

3. Meningkatkan Kapasitas Memori Otak

Penelitian dari beberapa Universitas ternama, menemukan bagian otak yang bernama hippocampus atau daerah otak yang berhubungan dengan memori dan hal kompleks, bisa berubah dengan memainkan game konsol (3D), dari peserta yang diteliti, daya memori mereka meningkat sebesar 12%.

Konon, permainan game jenis board game juga dipercaya mampu meningkatkan kesehatan memori otak dalam jangka panjang. Sehingga tak salah, orang lanjut usia di Jepang memelihara ketahanan memori mereka dengan rutin memainkan permainan tradisional, seperti Shogi dan Igo .

4. Meningkatkan Daya Nalar

Selain dapat meningkatkan kapasitas memori otak, bermain game juga dapat membantu  meningkatkan daya nalar atau daya ingat seseorang. Ko bisa? Hal itu dikarenakan saat bermain game, otak memperhatikan hal-hal lebih fokus dan terperinci, tanpa harus dibebani untuk mengingat.

Pemain akan mengingat segala hal penting didalam game tersebut tanpa harus disuruh mengingat. Prinsip ini dapat diterapkan dalam dunia pendidikan. Siswa yang enggan atau sulit menghafal seabrek rumus-rumus atau kosa kata bahasa, dapat diakali dengan kegiatan pembelajaran yang bersifat gaming.

5. Mengurangi Resiko Alzheimer

Beberapa studi kasus memperlihatkan, otak yang selalu dirangsang atau digunakan untuk berpikir, misalnya dengan bermain game, dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer (kepikunan) di kemudian hari.

6. Merangsang Kecerdasan Anak

Pernahkah kita melihat bagaimana kegiatan belajar mengajar di PAUD dan TK? kebanyakan kegitan belajar di dua tingkat sekolah tersebut didominasi oleh sejumlah permainan, ketimbang isi dari mata pelajaran.

Hal itu dikarenakan, pada masa itu, gaya berpikir anak-anak masih abstrak (imajinasi), sehigga memasukan mata pelajaran (berupa fakta) dalam sebuah permainan sangat dianjurkan. Jelas, Manfaat bermain game bagi bagi anak seusia mereka dapat merangsang kecerdasan sejak dini.

7. Meningkatkan Koordinasi Sensorik dan Motorik

Salah satu manfaat bermain game yakni mampu meningkatkan koordinasi sensorik (mata) dan motorik (tangan). Bahkan, ada beberapa game yang didisain khusus untuk melatih kemampuan seorang ahli bedah, agar saat melakuan operasi gerakan tangan lebih presisi.

Beberapa game yang memiliki tempo permainan tinggi seperti first person shooter(FPS) dipercaya mampu meningkatkan kemampuan koordinasi sensorik dan motorik secara cepat.

8. Merangsang Kreativitas Seseorang

Kekreativitasan seseorang dapat muncul jika dipicu rasa suka, ketertarikan dan rasa senang saat melakukan suatu kegiatan, misalnya game. Menurut penelitian, bermain game untuk sebagian orang, dapat memicu kekreativitasan seseorang dalam bekerja dan belajar.

9. Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah

Manfaat bermain game selanjutnya yakni mampu meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Saat bermain game, mereka harus memahami aturan mainnya terlebih dahulu, mencoba cara bermain dengan rencana berbeda untuk mencapai kemenangan.

Malahan saat ini, banyak developer game, khususnya game edukasi smartphone mempublikasikan game-game yang mengandung problem solving untuk anak-anak maupun remaja.

10. Mempertajam Intuisi

Suatu game biasanya memiliki tujuan akhir yang harus dicapai, yakni kemenangan. Namun, untuk mencapai kemenangan itu, pemain harus memikirkan cara paling tepat dan efektif agar tidak selalu sering game over.

Nah, secara tidak langsung, hal ini melatih seseorang untuk mempertajam intuisi mereka dalam memutuskan langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi hidup agar sukses.

11. Mengurangi Stress dan Depresi

Bermain game sangatlah menyenangkan dan dapat menyebabkan lepasnya hormon endorphins, yakni senyawa kimia yang baik untuk tubuh. Endorphins merupakan senyawa yang dapat menghilangkan rasa sakit secara sementara di dalam tubuh.

Sewaktu bermain game juga, kita akan melupakan sementara tentang beban pekerjaan, beban pelajaran atau permasalahan lainnya yang sedang dihadapi, dan ini menjadi salah satu cara untuk melepaskan stress atau depresi yang sedang dihadapi.

12. Meningkatkan Kosa Kata Baru

Seorang gamerspastinya sudah tahu, sebagian besar kata pengantar pada game konsol atau online menggunakan bahasa Inggris. Gaya bahasa yang digunakan pun beragam tergantung dengan genre game itu sendiri.

Sebelum bermain, gamersharus mempelajari terlebih dahulu arti tombol-tombol yang ada pada game. Tentunya ini hal positif, karena secara tidak langsung dapat melatih dan menambah kosa kata bahasa Inggris mereka.

13. Terapi Penyakit Autisme

Berdasarkan penelitian dari Universitas of Utah, menunjukan bahwa anak-anak yang mengidap autisme, dapat berinteraksi dengan teman-teman sebayanya melalui media game. Saat bermain game, mereka akan saling berkomunikasi dan tertuju pada game yang sedang mereka mainkan.

Anak-anak autis yang memainkan game tertentu, menunjukan tanda-tanda perbaikan dalam ketahanan dan daya juang dalam menghadapi penyakit mereka dibandingkan yang tidak melakukan apapun.

Demikianlah ketiga belas manfaat bermain game bagi kesehatan otak manusia, semoga informasi kali ini menambah khazanah wawasan kita semua.

Referensi:
http://doktersehat.com/manfaat-main-game-bagi-kesehatan-mental/
https://www.techno.id/science/ilmuwan-ungkap-manfaat-positif-game-fps-bagi-otak-1510048.html
http://lifestyle.kompas.com/read/2012/09/03/11470652/Manfaat.Positif.Main.Game.untuk.Anak
http://www.tonfeb.com/2015/02/manfaat--bermain-game-untuk-anak.html
http://vkool.com/benefits-of-gaming/
http://www.cheatsheet.com/health-fitness/health-benefits-of-playing-video-games.html/?a=viewall
http://time.com/4051113/why-playing-video-games-can-actually-be-good-for-your-health/

No comments