Hot Info

10 Industri Strategis Indonesia Yang Patut Dibanggakan


Industri strategis merupakan industri pengolahan yang memproses output dari industri dasar menjadi barang bernilai tambah yang tinggi. Produk hasil industri ini biasanya adalah barang intermediate atau barang modal yang akan digunakan oleh industri hilir untuk memproduksi barang dan jasa. Di Indonesia, industri strategis biasanya berupa badan usaha milik negara (BUMN).

Kemajuan suatu Negera tidak terlepas dari apa apa yang dihasilkan industri strategisnya. Katakanlah, Jepang memiliki Mitsubishi, Honda, dan Kawasaki, Korea memiliki Samsung, Hyundai, dan Lotte sedangkan Amerika memiliki General Electrics, Lochkeed Martin Walmart dan lain-lain. Bagaimana dengan Indonesia! Apa sajakah perusahaan strategis yang kita miliki, berikut ulasan lengkapnya.


10. DAHANA
Logo PT Dahana, gambar lowongankerja15.com
PT. Dahana merupakan milik negara yang berkecimpung dibidang industri bahan peledak, dan menjadi industri strategis indonesia. Awal sejarah perusahaan ini, ditandai dengan pembangunan pabrik dinamit (NG based) pada 1966 di lingkungan pangkalan TNI AU,  Tasikmalaya. Tugas pokok Dahana yakni menyediakan bahan peledak bagi kepentingan militer, umumnya bagi kepentingan swastas.

Seperti kesempatan kerjasama dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) pada 1994, merupakan langkah awal Dahana memasuki dunia jasa aplikasi handak. Fasilitas pabrik yang dimiliki Dahana antara lain: pabrik emulsi, pabrik detonator, pabrik DANFO, Gudang berikat, dan Pabrik shaped charges (jenis bahan peledak untuk perforasi di sektor migas).


9. DOK DAN PERKAPALAN KODJA BAHARI
Logo PT DKB, gambar kantoralamat.net
PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari didirikan pada 1990, merupakan hasil merger dari empat industri galangan kapal yang terpadu untuk meningkatkan kinerja. Empat industri galangan kapal tersebut adalah: PT Dok & Perkapalan Tanjung Priok, PT Kodja, PT Pelita Bahari, dan PT Dok & Galangan kapal Nusantara.

Perusahaan ini lebih berfokus pada pembuatan kapal untuk kepentingan sipil dan pemeliharaan kapal.


8. PINDAD
Logo PT Pindad, gambar kantoralamat.net
PT. Pindad adalah perusahaan industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial, dan memperkerjakan hampir 3000 karyawan. Pabrik utama nya terletak di kabupaten Bandung dan satu lagi di kabupaten Malang, Jawa Timur.

Artilerie Constructie WInkel (ACW) didirikan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, H W Daendels pada 1 januari 1808 di Surabaya, dengan pabrik awal di Malang. Pada tahun 1923, saat pemerintahan Jepang, Lokasi pabrik dipindahkan ke Bandung. Kemudian setelah Indonesia merdeka, berubah nama lagi menjadi Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) pada 1950, Setelah beberapa kali berubah nama, akhirnya pada tahun 2002 menjadi PT. Pindad yang langsung dibawah pembinaan kementrian.

Produk andalan Pindad yaitu senapan serbu atau SS yang mendunia. Seri terlaris nya yakni SS-2  kurang lebih mempunyai delapan varian. Dengan mutu ISO 9000-2008 yang disertifikasi oleh LRQA. Senjata Pindad telah meraih banyak prestasi pada berbagai perlombaan, seperti lomba tembak antar angkatan darat se-Asia Tenggara (AARM), antar angkatan darat se-Asia Pasifik (ASAM) dan lomba tahunan Tentara Raja Brunei (BISAM).


7. PAL INDONESIA
Logo PT PAL, gambar pedidikanindonesia.com
PT. PAL Indonesia, bermula dari sebuah galangan kapal bernama MARINA yang didirikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1939. Pada masa pendudukan Jepang, Perusahaan ini beralih nama menjadi Kaigun SE 2124, dan setelah merdeka berubah nama menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL). 
Proses Produksi KRI, gambar aseanmildef.com
Lokasi perusahaan di Ujung, Surabaya, dengan kegiatan utama memproduksi kapal perang dan kapal niaga, memberikan jasa perbaikan dan pemeliharaan kapal, serta rekayasa umum dengan spesifikasi tertentu berdasarkan pesanan.

Salah satu produk andalan PAL yakni seri kapal patroli cepat nya, yang digunakan TNI AL dalam memerangi kapal kapal asing yang sedang mencuri ikan di lautan Indonesia.


6. INKA
Logo PT INKA, gambar infokampus.net
PT. Industri Kereta Api atau PT.INKA merupakan pengembangan usaha dari PJKA (sekarang PT KAI) pada 1981. Salah satu kebutuhan pokok negeri ini yaitu terselenggaranya angkutan umum yang murah, cepat dan nyaman menjadi pemikiran terlahirnya INKA.
Salah satu fokus INKA yaitu membuat gerbong kereta, baik untuk dipakai di dalam negeri atau pun diekspor. Salah satu proyek tebesar PT. INKA yakni membuat 50 unit kereta BG ke Bangladesh.


5. KRAKATAU STEEL
Logo PT KS, gambar steelguru.com
Presiden Soekarno mencanangkan Proyek Besi Baja Trikora untuk meletakan dasar industri nasional yang tangguh. Hingga pada 31 Agustus 1970, berdirilah PT. Krakatau Steel, menjadi pabrik baja terbesar di Indonesia.
Proses produksi lembar baja , gambar demokrat.or.id
Perkembangan krakatau steel dibilang cukup pesat, dalam kurun waktu sepuluh tahun, perusahaan telah menambah berbagai fasilitas produksi seperti Pabrik besi spons, Pabrik billet baja, Pabrik batang kawat, serta fasilitas infrastruktur berupa Pusat pembangkit listrik sendiri, Pusat penjernihan air, Pelabuhan khusus Cigading dan sistem telekomunikasi. Dengan perkembangan ini, PT Krakatau Steel menjadi satu satunya perusahaan baja yang terpadu di Indonesia.

Produk andalan Krakatau steel ialah produk baja lembaran panas maupun baja lembaran dingin. Kapasitas produksi nya saat ini sekitar 2,45 juta ton baja per tahun.


4. INTI
Logo PT INTI, gambar bumn.go.id
PT. Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT. INTI  merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi sebagai pemasok utama pembangunan jaringan telepon nasional. INTI didirikan pada 1974, dengan kantor pusat di Bandung. Pelanggan INTI yakni PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) PT. Telekomunikasi Selullar (Telkomsel), PT. Indosat, dan PT. XL Axiata (XL).

Sejak berkembangnya tren teknologi telekomunikasi dari kabel tetap menjadi mobile, mengharuskan INTI melakukan perubahan orientasi bisnis yang semula berbasis pure manufactur menjadi sebuah industri yang berbasis solusi kesisteman, khususnya dalam bidang sistem infokom dan integrasi teknologi.

Selama beberapa tahun terakhir, INTI telah mengembangkan produk-produk seperti Internet Protocol PBX, Network Management System, Subriber Line Maintenance System, NGN Server, Video Messaging System, GPA, Interface Monitoring System untuk CDMA, dan sistem deteksi dan peringatan bencana alam.


3.  LEN
Logo PT LEN, gambar bandung.bisnis.com
Lembaga Elektronika Nasional atau LEN didirikan pada tahun 1965. Pada tahun 1991 berubah nama menjadi LEN Industri, berada di bawah koordinasi kementrian negara BUMN. Selama ini, LEN telah mengembangkan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri pada umumnya, khususnya untuk kepentingan pertahanan dalam negeri.

Produk yang telah berhasil dikembangkan antara lain: KTP Elektronik, Bidirectional Inverter, Alat komunikasi Pertahanan (Alkom), Combat management system, serta Computer Based Interlocking (CBI).


2. PERTAMINA
Logo PT Pertamina, gambar energitoday.com
Pertamina merupakan hasil gabungan dari perusahaan Pertamin dengan Permina, yang didirikan pada 10 Desember 1957. Penggabungan ini terjadi pada 1968.
Kegiatan utama pertamina yakni menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia, dari tingkat hulu sampai hilir, dengan ditunjang oleh kegiatan anak-anak perusahaan dan perusahaan patungan.

Kegiatan pertamina hilir meliputi pengolahan, pemasaran, niaga, perkapalan, serta distribusi produk hilir baik di dalam maupun kelaur negeri yang berasal dari kilang pertamina maupun impor yang didukung oleh sarana transportasi darat dan laut. Sedangkan usaha hilir merupakan integrasi pengolahan, usaha pemasaran, usaha niaga dn usaha perkapalan.

Salah satu prodak pertamina yang sering kita pakai yakni premium, pertamax, pertalite, pertamina DEX, Solar, Elpiji, BBG, dll.


1. DIRGANTARA INDONESIA (DI)
Logo PT DI, gambar bumn.go.id
PT. Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan pesawat terbang terkemuka di benua Asia, yang menjadi kebanggan Indonesia, yang berkemampuan mendisain dan mengembangkan pesawat, membuat struktur pesawat, sampai merakitnya menjadi pesawat utuh, dan diperuntukan baik untuk keperluan sipil maupun militer.

Di dirikan pada tahun 1976 oleh B.J Habibie, dengan nama awal PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio. Namun pada 1985, berubah nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), dengan pemerintah sebagai pemilikinya, di tujukan sebagai industri strategis nasional. Dan terakhir pada 2000, berubah nama menjadi PT. Dirgantara Indonesia. Lokasi pabrik berada di Bandung, Jawa Barat.
CNN 235, gambar sonora.co.id - Copy
Salah satu produk andalan PT. DI ialah pesawat CN-235, yang merupakan pesawat racikan bersama CASA, pesawat dengan teknologi fly by wire, teknologi termodern pada waktu itu. PT. DI sendiri telah merancang dua pesawat hasil racikan anak bangsa, yaitu N-250, pesawat komersial dengan kincir ganda turboprop, terbang perdana pada 1997 dan N-2130, pesawat komersial bermesin jet, yang hanya sampai tahap blueprint, akibat krisis moneter kala itu.   

Saat ini, PT DI berupaya mengembangkan salah satu peswat tempur generasi 4,5 yang dinamai KFX/IFX. Proyek jangka panjang antara pemerintah Indonesia (20%) dan Korea (80%) ini diperkirakan menelan total biaya 6 miliar dollar AS, dan direncanakan Indonesia akan memiliki sekitar 50 pesawat dari total 200 pesawat.

Demikian kesepuluh industri strategis indonesia yang dapat dibanggakan.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/
http://www.kemenperin.go.id/
http://www.republika.co.id/

No comments