Hot Info

10 Pakaian Adat Paling Cantik Di Seluruh Dunia


Pakaian adat atau folk costume merupakan pakaian daerah suatu negara yang mengekspresikan identitas suku daerah tersebut. Apabila suku tersebut mendominasi atau banyak memberikan kontribusi terhadap negaranya, bisa jadi pakaian daerah suku itu menjadi kostum nasional, seperti halnya batik dan kebaya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi terciptanya pakaian adat suatu suku bangsa, yakni:
  1. Cuaca atau iklim daerah tersebut. 
  2. Letak geografis daerah tersebut 
  3. Ketersediaan bahan untuk membuat kain hingga menjadi pakaian. 
  4. Sosial dan Budaya daerah setempat. 
  5. Kepercayaan atau agama yang mereka anut.

Bentuk, warna dan corak pakaian adat setiap suku di Indonesia sendiri sudah bermacam-macam, apalagi pakaian adat yang dikenakan oleh masyarakat dunia. Diantara sekian banyak pakaian adat tersebut, beberapa diantaranya memiliki keindahan diatas rata-rata.

Berikut sepuluh pakaian adat paling cantik di seluruh dunia versi Yuukeren


10. Deel

Deel, gambar pinterest.com
Pada daftar pertama, ada pakaian adat dari negara Mongol yang disebut deel. Pakaian tradisional ini telah lama dikenal oleh suku nomadik (yg suka berpindah-pindah) di Asia tengah. Biasanya deel terbuat dari bahan wool, brokat, cotton atau sutera.

Di Mongol, deel memiliki dua varian, untuk pria dan wanita, dimana model deel pria lebih simple dibandingkan wanita. Seiring perjalanan waktu, deel mongol tradisional yang tadinya berbentuk longgar dan berlengan panjang dengan kerah tinggi dan dilengkapi aksen kain menumpuk di bagian depan, sekarang lebih variatif dan fleksfibel.

Biasanya, deel di lengkapi pernak-pernik, jubah, tali pinggang, topi dan sepatu bot, yang semuanya merupakan ciri khusus pakaian mongol.

9. Sari

Sari, gambar dyarneward.com
Sari atau sareemerupakan nama baju sekaligus jenis kain yang digunakan untuk membuat pakaian adat khas India. Sari pada dasarnya terdiri dari helaian kain yang tidak dijahit, memiliki panjang, mulai dari empat hingga sembilan meter, yang dililitkan pada badan. Sari hanya dipakai wanita India saja.

Jenis yang paling banyak digunakan, yakni sari yang dililitkan di pinggang, dan ujung lainnya disangkutkan ke bahu hingga punggung. Sari biasnya dipakai untuk menutupi baju bagian dalam yang disebut pavada atau shaya atau choli.

8. Dirndl

Dirndl, gambar wikimedia.org
Sepintas, pakaian ini seperti pakaian pelayan (maid) restoran ala Jepang. Eits, namun sangkaan itu salah, pakaian adat ini berasal dari Eropa, khususnya berkembang di daerah Bavaria (Jerman) dan Austria.

Dirndl merupakan pakaian tradisional yang dulunya biasa dipakai oleh masyarakat pedesaan di pegunungan Alpen, khususnya wanita Austria untuk bekerja di ladang (karena simpel dan bebas untuk bergerak). Kala itu, warnanya pun cukup hitam dan putih dan terdapat rok kecil (celemek), yang menutupi pinggang depan.

Namun, setelah Raja Austria saat itu, Franz Joseph dan istrinya Elisabeth menyukai pakaian ini, dan menyebutnya “sissi”, akhirnya pakaian ini naik pamor, dan menjadi pakain resmi adat masyarakat Austria saat itu.

7. Bunad

Bunad, gambar wikimedia.org
Pakaian adat selanjutnya berasal dari Norwegia, yang dikenal sebagai Bunad. Pakaian ini banyak dipakai wanita Norwey sekitar abad ke-18 hingga 19 dan sekarang menjadi kostum nasional negara Norwegia.

Pada abad ke-18, berkat Hulda Garborg dan Klara Semb –lah pakaian Bunad banyak dipakai masyrakat Norwegia. Sepintas, Bunad hampir mirip dengan dirndl, namun “celemek” yang dimiliki bunad lebih panjang dari dirndl dan sejatinya sambungan dari kain baju bagian atas.


6. Thai

Thai, gambar china-cart.com
Berikutnya, ada pakaian adat dari negara gajah putih yang disebut thai. Thai merupakan pakaian adat formal negara Thailand yang dikenakan pada acara tertentu saja. Walaupun pakaian ini dapat dikenakan oleh pria, wanita dan anak-anak, namun paling banyak dikenakan oleh para wanita Thailand.

Secara garis besar, busana tersebut terdiri dari tiga bagian utama, bagian atas yang disebut hua dosa (pentup kepala), bagian tengah disebut dosa tua (baju), terakhir bagian bawah disebut timah dosa (frill semacam samping)

5. Kebaya

Kebaya, gambar wikimedia.org
Pakaian adat cantik selanjutnya ada di tanah air, Kebaya. Kebaya merupakan pakaian atas yang terbuat dari bahan tipis, biasa dipadu padankan dengan samping terbuat dari kain batik atau songket.

Sejatinya, kebaya berasal dari tanah Jawa. Bentuk awal dari kebaya berasal dari keraton Majapahit, yang dikenakan para permaisuri dan selir raja kala itu. Pada jaman penjajahan, kebaya mulai dikenal luas hingga ke tanah Sunda, Bali, Sumatera, Sulawesi dan NTT.

Kebaya sering digunakan pada acara formal seperti pernikahan dan pertemuan penting lainnya. Saat ini, kebaya (juga batik) telah menjadi kostum nasional, yang melambangkan identitas bangsa Indonesia.

4. Cheongsam

Cheongsam, gambar pinterest.com
Pakaian adat yang paling terkenal di Tiongkok disebut cheongsam atau dikenal juga sebagai Qipao, merupakan salah satu kostum tradisional perempuan Tiongkok yang digunakan dalam setiap acara penting sejak dinasti Qing.

Ciri utama pakaian ini yakni kerah baju berdiri, lipatan kain membuka di sisi kanan, hingga pada bagain bawah pinggang (pas paha), kain dibiarkan terurai. Konon, pakaian ini dapat memicu keindahan bentuk tubuh perempuan.

Sejarahnya, pakaian tradisional ini untuk membedakan status seseorang pada masa dinasi Qing, khususnya di daerah Manchu. Namun, memasuki abad ke-20, pakaian ini banyak digemari oleh perempuan Tiongkok, khususnya di Shanghai dan merambah hingga ke  seluruh negeri dan luar negeri Cina.

3. Hanbok

Hanbok, gambar vogue.com
Bagi penggemar film Korea, pastinya tidak asing mendengar istilah Hanbok. Hanbok merupakan pakaian adat masyarakat Korea Selatan (jika korea utara: Joseon-ot). Hanbok pada umumnya memiliki warna cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku.

Sejarah terciptanya hanbok sudah berkembang pada masa tiga kerajaan, periode Goryeo hingga terakhir periode Joseon. Secara umum, hanbok memiliki tiga bagian, pertama disebut jeogori(atasan/baju), baji (celana) dan chima (rok). 

Selain itu, pada masa Joseon mulai diperkenalkan durumagi(jubah panjang-biasa dipakai oleh laki-laki dewasa) dan magoja, semacam jaket bergaya manchu (dipengaruhi dinasti Qing dari Tiongkok).
 

2. Ao Dai

Ao Dai, gambar cosianatour.com
Ao Dai merupakan pakaian adat khas vietnam. Baju ini memang kurang terkenal di Indonesia, namun model baju tradisional ini terlihat indah, seperti gaun pengantin. Sekarang, Ao dai memiliki model yang ketak, terbuat dari kain sutera dan dikenakan dengan celana pantalon.

Secara umum, Ao dai merupakan satu buah baju, yang menutupi mulai dari leher hingga dibawah tumit kaki. Lalu, pas di pinggang, baju ini terbelah, sehingga terkesan “seksi” bagi yang memakainya.

Mulanya, pakaian ini dikenakan secara terbatas oleh kalangan bangsawan Vietnam sebagai gaun, yang terinspirasi oleh mode pakaian Paris dan dipengaruhi busana Manchu. Lalu, pada 1950-an, perancang busana dari Saigon, mulai mengenalkan model Ao dai terbaru, yang kita kenal saat ini.

1. Kimono

kimono, gambar knowledge.ca
Siapa yang tidak tahu dengan kimono! Pakaian tradisional Jepang ini telah mendunia dan telah menjadi identitas masyarakat matahari terbit tersebut. Secara harfiah, kimono (ki= pakai, mono= barang), artinya sesuatu yang dikenakan.

Di negara asalnya, kimono telah dikenal sejak zaman jomon  dan yayoi hingga pada zaman meiji, bentuk kimono berkembang dan banyak jenisnya, mulai dari Kurotomesode (khusus untuk pernikahan), Irotomesode (kimono dengan warna cerah, biasa dipakai untuk acara formal), Furisode (kimono bagi wanita yang belum menikah), Homongi(kimono untuk berkunjung), Iromuji (kimono semi-formal), Tsukesage (salah satu kimono semi-formal), Komon, Tsumugi (kimono untuk dikenaka sehari-hari), Yukata(kimono untuk bersantai).

Pada zaman sekarang, kimono berbentuk hurug T, mirip mantel berlengan panjang dan berkerah. Bagi masyarakat Jepang, kimono bisa menunjukan umur pemakai, status perkawinan, dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri.

Demikian kesepuluh pakaian adat paling cantik di seluruh dunia, semoga informasi kali ini menambah wawasan kita semua.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/Folk_costume
http://www.thedailypedia.com/
https://listsurge.com/

No comments