Hot Info

6. Buat Halaman “Contact Us” atau “Hubungi Kami”

Pada dasarnya halaman ini berguna untuk menghubungi Anda sebagai pemiliki dan pengembang blog ketika ada yang membutuhkan bantuan terkait isi blog Anda.
Mayoritas website, jenis apapun, pasti memiliki halaman ini. Buat sebuah halaman dengan isi alamat kontak, entah itu berupa alamat email atau nomor telepon, agar siapa pun yang mengunjungi blog Anda bisa dengan mudah menghubungi Anda.
Jika bisa, gunakan alamat email yang terlihat lebih profesional seperti readers@seniberpikir.com dan sebagainya.
Perlu Anda ketahui bahwa tim review Google akan memperhatikan hal ini di blog Anda, jadi jangan sampai Anda melewatkan bagian ini.
Untuk mendapatkan ide, Anda bisa melihat contoh halaman Contact di Seni Berpikir.

7. Atur Navigasi Menu Berisi Halaman Penting Agar Lebih Mudah Diakses

Jika Anda sudah membuat halaman-halaman penting untuk blog Anda seperti halaman About, Privacy Policy, Disclaimer, hingga halaman Contact, sekarang Anda perlu menyusunnya dan menjadikannya sebagai menu yang mudah diakses. Yang saya maksud terlihat seperti ini seperti ini:
mendaftar Google Adsense - atur tata letak menu
Tata Letak Menu
Tempatkan di bagian header di blog Anda, atau di bagian footer secara jelas dan tidak tersembunyi. Jadi jika ada pengunjung yang ingin mengakses halaman-halaman penting (untuk umum) tersebut, mereka dapat dengan mudah mengaksesnya.

8. Verifikasi Nama dan Email Anda

Sebenarnya, Google Adsense tidak secara khusus mengharuskan publisher untuk menggunakan alamat email dari Google (Gmail) ketika mendaftar di Google Adsense. Bahkan saya sendiri mendaftar Google Adsense lewat akun email Outlook.
Yang perlu Anda verifikasi dalam hal ini adalah kesamaan antara Nama dan alamat Email Anda di halaman Contact atau About, misalnya. Karena tim review Google Adsense nantinya adalah manusia bukan robot, sehingga ini juga merupakan salah satu hal dasar yang mereka jadikan pertimbangan dalam mereview lamaran Anda sebagai publisher.
Nah, jika Anda memang ingin mencantumkan alamat email ‘profesional’ di website Anda, semisal contact@seniberpikir.com dan sebagainya, gunakan juga email tersebut ketika melamar menjadi publisher. Atau paling tidak gunakan alamat email yang mengandung nama Anda di dalamnya. Misalnya andikahermawan@gmail.com dan sebagainya.
Perlu Anda perhatikan juga untuk menggunakan alamat email yang benar-benar baru. Dan platform email yang saya sarankan adalah dari Gmail, hindari menggunakan alamat email dari provider lain, karena ini tandanya Anda menghargai Google dan produk/layanan yang diberikannya.
Ingat, yang mereview lamaran Anda adalah tim review dari Google Adsense, manusia bukan robot, jadi Anda bisa menerapkan langkah ini dengan baik.

9. Miliki Artikel yang Sudah Dipublikasi Paling Tidak 10 Artikel

Dan pastikan juga seluruh artikel tersebut merupakan artikel berkualitas, bukan artikel-artikel seadanya saja. Semakin banyak artikel berkualitas yang telah terisi di blog Anda tentu akan semakin baik.
Di tahun 2013 lalu, saya mencoba mendaftar Google Adsense dengan sekitar 7 artikel di blog saya. Tidak lama setelah mendaftar, aplikasi pendaftaran saya ditolak dengan alasan bahwa konten di blog saya tidak mencukupi. Ini tentu sangat jelas, bukan?
Google Adsense merupakan layanan periklanan digital yang berbasis konten, jadi jika konten yang kita sediakan untuk pengunjung sangat sedikit, tentu kesempatan untuk menghasilkan klik dari iklan tersebut sangat minim pula, bukan?
Berangkat dari situ, saya menambah 3 artikel lagi ketika mendaftar untuk kedua kalinya, menjadi total 10 artikel di blog saya. Saya kembali melamar, dan sambil menunggu proses selanjutnya, saya dengan cepat menambah konten lain ke dalam blog saya, dan pada akhirnya diterima.
Namun perlu Anda ketahui, ada seorang blogger yang saya kenal yang ketika itu sudah memiliki sekitar 150-an artikel di blog-nya, namun tetap ditolak oleh Adsense. Jadi meski memang konten dengan jumlah yang banyak diperlukan agar bisa diterima, itu saja tidak menjamin.
Google menilai kelayakan sebuah blog dari banyak segi, jadi tetap lanjutkan membaca untuk mengetahui apa saja yang perlu Anda persiapkan sebelum mendaftar Google Adsense.

10. Perbaiki Desain Blog Anda

Jika blog Anda memiliki desain yang cenderung urak-urakan, tidak teratur dan tidak enak dilihat oleh siapapun, sekarang saatnya Anda memperbaiki desain blog Anda.
Sekarang, lebih minimalis dan sederhana desain blog maka lebih disukai oleh pembaca. Sebab mudah bagi mereka dalam mengakses konten yang kita sediakan, dan nyaman bagi mereka ketika membacanya.
Bagi pengguna WordPress, ada banyak sekali theme gratis yang bisa Anda dapatkan yang memang bagus desainnya. Begitu pun bagi pengguna Joomla dan Blogger, ada banyak sekali template gratis yang tersedia.

No comments