Hot Info

10 Pakaian Adat Pria Terpopuler Di Dunia

Sebelumnya kita pernah membahas tentang sepuluh pakaian adat wanita tercantik di dunia, pria pun memiliki sejumlah pakaian adat yang tak kalah menarik dari wanita, bahkan beberapa diantaranya menyimbolkan indentitas asli bangsa tersebut.

Nah pada kesempatan kali ini, yuukeren akan membahas sepuluh pakaian adat pria terpopuler di dunia.

10. Hanbok

Hanbok, gambar pinterest.com
Seperti halnya kimono, Hanbok, selain dikenakan oleh wanita Korea, juga resmi dikenakan oleh Pria Korea. Hanbok pria memiliki delapan bagian, yakni Gat, Jeogori, Sokgui, Durumagi, Baji, Sokbai, Beoseon dan Kkotsin.
Perbedaaan hanbok Pria, gambar teruskan.com
Gat yakni topi khas pria korea berbentuk seperti pring terbang terbalik, Sokgui ialah bagian dalam Jeogori dan biasanya berlengan panjang, Jeogori bagian luaran dimana lengannya bertangan pendek. Durumagi ialah pakaian paling luar yang dipakai pada waktu tertentu (ibaratnya jubah kebesaran). Baji ialah bagian celana. Sokbai ialah daleman baji, dan Kkotsin ialah sepatu khas korea.

9. Kimono

Kimono, gambar pinterest.com
Kimono tidak hanya dikenakan oleh wanita Jepang, namun pria pun lumrah menggunakan pakaian adat ini. Bedanya, kimono pria lebih sedeerhana, hanya terdiri dari lima bagian, yakni Haori (bagian atas menyerupai jaket), Haori himo (akseseoris haori berbentuk lingkaran warna putih), Hakama (bawahan pria), Tabi (semacam kaos kaki) dan Zori (sendal khas Jepang). Bandingkan dengan kimono wanita yang memiliki sembilan bagian.
Perbedaan Kimono Pria dan Wanita, gambar sabisaku
Biasanya kimono pria dibuat dari bahan berwarna gelap seperti hijau tua, coklat tua, biru tua, dan hitam. Namun, khusus untuk pe-sumo, kimono yang digunakan biasanya berwarna cerah.

Kimono pria paling formal disebut setelan montsuki hitam lengkap dengan hakama da haori. Biasanya monstuki hitam diguanakan pria Jepang dalam acara formal, seperti pernikahan atau upacara kenegaraan. Sedangkan, untuk kimono santai ada kinagashi. Pria Jepang biasanya mengenakan kinagashi sebagai pakaian sehari-hari atau ketika keluar rumah.

8. Hanfu

Hanfu, gambar pinterest
Hanfu yang artinya pakaian han merupakan pakaian adat asli bangsa Han, salah satu suku terawal di Tiongkok. Pakaian ini telah ada sejak lama, berabad-abad sepanjang era kekaisaran Han, Tang, Song, Ming, Qing hingga massa Repubik. Makanya, pakaian ini telah melekat dan menjadi identitas asli masyarakat Tiongkok.

Walaupun pakaian ini memiliki versi wanitanya, namun awal tercipta dan sejarah pemakaiannya, Hanfu hanya dipakai oleh kaisar dan seluruh pegawai kerajaan pria, sedangkan untu wanita Han mengenakan pakaian Khitan.

Pakaian Hanfu bagi pria tiongkok adalah salah satu pakaia resmi yang hanya dipakai pada acara formal seperti pesta pernikahan, perayaan tahun baru imlek, dan acara resmi lainnya.

Pada dasarnya Hanfu terdiri dari dua bagian penting, Pertama, yakni pakaian dalam berupa kaos oblong dan celana dalam seperti busana barat (disebut zhongyi). Kedua, pakaian utama, terletak di luar berupa jas bertangan agak lebar dan terumbai ke bawah kaki (disebut zhiju). Selain itu, ada pakaian tambahan (opsional) seperti mantel yang disebut zhaoshan.

7. Cowboy Dress

Cowboy, gambar oakwoodoutlaws.org
Pakaian adat ini termasuk western wear yang pertama kali berkembang di daerah dataran rumput berpadang pasir, seperti daerah Kansas di Amerika Utara. Saat itu, Amerika masih tanah kolonial, yang dimiliki oleh negara-negara kuat Eropa seperti Inggris dan Spanyol.

Masyarakat eropa yang hijrah ke Amerika kala itu, kebanyakan berprofesi meladang dan berternak. Nah, dari gaya berpakaian saat menggembala hewan ternak inilah, timbul pakaian Cowboy.

Setelah Amerika merdeka, hingga tahun 1950an, pakaian ini telah menjadi merakyat, dan menjadi salah satu identitas wilayah Kansas hingga ke wilayah utara Meksiko. Ciri utama pakaian ini yakni, topi khas cowboy, T-shirt, kemeja, sepatu boots ala cowboy, celana jeans, chaps (celana khusus pertandingan rodeo), dan aksesoris lainnya seperti ikat pinggang dari kulit.

6. Poncho

Poncho, gambar qbl.org
Poncho merupakan pakaian adat yang banyak dikenakan oleh suku-suku Indian di wilayah Amerika Selatan. Pakaian ini sangat berarti bagi mereka, karena mampu melindungi tubuh dari terpaan angin dan dinginya hujan.

Sebenarnya, pakaian ini masuk dalam kategori baju hangat, berbentuk satu lembar dan hanya punya satu lubang di tengahnya agar kepala kita bisa masuk. Fungsi utama pakain ini dipergunakan sebagai penutup badan bagian atas.

Semasa perang saudara dan masa penjajahan di Amerika latin, poncho menandakan status seseorang, bahkan beberapa pihak pengaman memiliki poncho khusus agar membedakan dengan para pemberontak. Saat ini, jenis poncho telah bervariasi di seluruh Amerika latin, seperti Chamanto (jenis poncho di Cile), Ruana (jenis poncho di Kolombia dan Venezuela), Chilote (jenis poncho di kepulauan Chiloe) dan masih banyak lagi.

5. Jawi Jangkep

Jawi jangkep, gambar shantikawijaya.blogspot.co.id
Jawi jangkep merupakan pakaian adat pria paling populer di pulau Jawa. Pakaian adat tradisional ini biasa dipakai dalam acara-acara resmi kekeratonan, acara pernikahan dan acara formal lainnya.

Pakaian adat ini terdiri dari atasan berupa baju beskap (menyerupai jas) dengan motif bunga, lalu bawahannya berupa kain jarik yang dililitkan pada pinggang. Selain itu, pelengkapnya ada destar berupa blankon serta aksesoris lainnnya berupa keris dikenakan di bagain belakang pinggang.

Pakaian adat ini sejarahnya telah dikenal sejak zaman kerajaan mataram kuno, namun khusus untuk baju beskap –nya mulai ditemukan saat Belanda masih menguasai Nusantara. Tepatnya, pada akhir abad 18an. Kala itu, para tailor kerajaan di wilayah Vorstenlanden(Sebutan Belanda bagi wilayah kerajaan di Indonesia) membuat khusus baju beskap untuk para abdi dalem keraton Yogyakarta.

Pakaian adat ini bagi masyarakat Jawa tengah dan timur, memiliki makna penting, misalnya kain jarik yang dipakai dengan melipat secara vertikal bermakna agar para lelaki Jawa jangan sampai melakukan sesuatu dengan keliru dan selalu berhati-hati.

4. Thawb

Thawb, gambar dress-me-up.de
Thawb disebut juga Disdasha/ Kandura/ Jalabiyyah merupakan pakaian adat yang banyak dikenakan di daerah timur tengah, mulai dari Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Oman, Qatar, UEA, Syria, dan Irak. Bisa dikatakan, Thawb adalah pakaian khas pria bersuku Arabik.

Pakaian adat ini umumnya terbuat dari bahan cotton, namun material yang agak berat, seperti wol dari kambing juga dapat digunakan, khususnya daerah pegunungan yang agak dingin, seperti di Irak dan Syria.

Thawab memiliki banyak nama tergantung wilayah, di Syria dan Oman disebut Disdasha, sedangkan di UEA disebut Kandura. Umumnya pakaian adat ini mempengaruhi negara-negara islam di dunia, misalnya mempengaruhi negara Afrika seperti Moroko, namun disana bagian lenganya lebih pendek terlihat seperti T-Shirt, yang disebut gandora. Sedangkan, jika di Indonesia, pakaian adat ini sering disebut jubah atau gamis.

3. Kaftan

Kaftan, gambar etsy.com
Kaftan merupakan pakaian khas yang dipakai bangsa Turki masa silam. Pakaian adat ini berupa jubah dengan berbagai bentuk dan model, berkembang selama ribuan tahun di beberapa tempat saat bangsa turki berjaya lewat kerajaan Ottoman –nya.

Kaftan terbuat dari bahan wol kambing, cotton, cashmere atau dari sutera yang diberi motif tertentu. Sebelum resmi menjadi pakaian tradisional bangsa turki, model pakaian ini mulanya pakaian kuno yang kenakan masyarakat mesopotamia dan hampir seluruh suku di timur tengah.

Namun, model kaftan yang dimiliki Truki sekarang merupakan hasil evolusi dari kaftan kuno jaman dulu. Saat Ottoman berkuasa, pakaian ini telah menjadi simbol kebesaran masyarakat Turiki. Buktinya, pakaian resmi no satu Ottoman kalai itu, yakni Sultan Sulaiman nyaman mengenakan pakaian adat ini.

2. Tracht

Tracht, gambar wikimedia.org
Trach merupakan pakaian adat pria yang dikenakan oleh sebagian besar masyarakat Jerman selatan dan masyarakat Austria. Pakaian adat ini terdiri dari beberapa bagian, pertama celana pendek terbuat dari bahan kulit yang disebut lederhosen, lalu ada kaos kaki panjang lengkap dengan sepatu dari bahan kulit, terakhir baju atasan berupa kemeja panjang lengkap dengan jaket.

Ciri utama dari pakaian adat ini yakni kesan aksen lace up pada bagian depan untuk membentuk badan terlihat lebih langsing pada perut pria. Sebenarnya jenis tracht setiap daerah di Jerman ataupun Austria bervariasi tergantung aksesoris tambahan, namun ciri utamanya tetap dengan adanya lederhosen.

1. Kilt

kilt, gambar pinterest
Bagi yang penah nonton film Braveheart yang dibintangi Mel Gibson, pastinya tahu pakaian adat satu ini, Kilt. Kilt merupakan pakaian adat yang berasal dari bangsa skotlandia dan bangsa Celtik pada umumnya (Eropa utara).

Kilt biasanya dikenakan untuk menutupi tubuh bagian pinggang hingga lutut (berbentuk seperti rok) dan sebagai selendang. Kilt juga biasanya terbuat dari wol dan mempunyai corak tartan (garis kota kotak).

Kilt dikenakan bersama dengan jaket hitam berlengan panjang (seperti jas pernikahan tapi agak bervariasi), tali pinggangm sporran (sejenis kantung) dan sepatu khusus. Semua atribut diatas disebut Higland dress atau pakaian dataran tinggi Skotlandia.
Bagian-bagain kilt, gambar scotyard.com
Berdasarkan bentuk kilt yang dikenakan di bahu (selendang), ada tiga jenis kilt, pertama full plaid(kilt melilit dari bahu ke bawah pinggang), fly plaid (kilt tidak melilit, hanya menempel di bahu) dan  belted plaid (selain diselendangkan, diikatkan juga pada pinggang). Kilt biasa dipakai dalam acara resmi dan perayaan kenegaraaan.

Demikian kesepuluh pakaian adat pria terpopuler di dunia, semoga informasi kali ini menambah wawasan kita semua.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/Folk_costume

No comments