Hot Info

10 Hewan Asli Indonesia Yang Hampir Punah

liputan6.com

Keanekaragaman hayati di Indonesia sebesar 15,3% dunia dan menduduki peringkat ke dua setelah Brazil, meliputi flora dan fauna asli Indonesia. Khusus untuk fauna, Indonesia memiliki kurang lebih 70 hewan endemis asli Indonesia. Namun sayangnya, seiring kemajuan jaman serta eksploitasi besar besaran terhadap hutan, habitat asli mereka, semakin mengurangi populasi hewan endemis tersebut. 

Nah, sebagai orang asli Indonesia, jadi pengetahuan wajib bagi kita untuk mengetahui fauna apa sajakah yang hampir punah tersebut. Berikut ulasan lengkap dari yuukeren tentang sepuluh hewan asli Indonesia yang hampir punah.


1. Komodo
kids.nationalgeographic.com

Siapa yang tidak tahu dengan hewan satu ini! Yup, komodo atau Varanus komodensis merupakan satwa endemik Indonesia yang bisa ditemukan di salah satu gugusan pulau Nusa Tenggara Timur, yakni pulau Komodo. Jenis kadal terbesar di dunia ini, panjang tubuhnya bisa mencapai 3 meter dan berat 166 Kg. Komodo jantan berukuran lebih besar daripada komodo betina. Warna kulit komodo jantan abu-abu gelap atau merah beta, sedangkan komodo betina berwarna hijau buah zaitun dengan ciri warna kuning pada tenggorokannya. Lidah hewan karnivora ini panjang dan bercabang. Orang luar negeri sering menganggap komodo sebagai “dragonnya Indonesia” atau naga dari Indonesia.


2. Cendrawasih Botak
flonimal-nesia.blogspot.com
Burung Cenderawasih Botak atau Cicinnurus respublicamerupakan hewan asli pulau Waigeo, Raja Ampat, Papua. Burung langka nan-cantik ini memiliki bulu berwarna merah dan hitam, dengan punduk kuning dan mulut hijau terang. Kakinya berwarna biru, dan pada ekornya ada “hiasan” berupa dua bulu panjang melingkar diujungnya. Di kepalanya, ada warna biru muda terang. Burung Cenderawasih Botak betina berwarna cokelat dengan kepala biru muda.
Hewan endemik Indonesia yang masuk kategori terancam punah ini hanya dapat ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Makanan burung Cenderawasih Botak ini terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga kecil.

3. Badak Jawa
pedomanwisata.com
Badak Jawa atau Rhinoceros sondaicus merupakan badak yang memiliki cula satu. Badak jawa termasuk famili Rhinocerotidae, dimana saudaranya ada di sumatera (badak cula dua). Badak Jawa termasuk hewan yang sangat dilindungi, sebab habitat aslinya di pulau Jawa, kian hari kian padat oleh manusia, sehingga badak jawa sekarang hanya ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Populasi nya juga hanya sekitar 60 lagi. Oleh karena itu, kita harus bangga sekaligus turut serta menjaga populasi mereka.

4. Orang Utan Kalimantan
l.yimg.com
Orang utan kalimantan atau Pongo pygmaeus merupakan hewan yang sangat dilindungi, karena populasinya yang kian hari kian menyusut, yakni sekitar 55.000. Sedangkan kerabat dekatnya, yakni orang utan sumatera, lebih parah lagi, yakni sekitar 200an. Penyebab utama merosotnya populasi orang utan tidak lain pembukaan lahan hutan, untuk kepentingan eksploitasi tambang, tanpa diikuti reboisasi ulang kembali. Makanya, sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya memiliki kepedulian memelihara keanekaragaman hayati Indonesia yang hampir punah ini.

5. Elang Flores
s24.postimg.io
Elang Flores atau Spizaetus floris ini hanya dapat ditemukan di pulau Flores, di daerah Nusa tenggara barat. Burung ini biasa menghuni hutan-hutan dataran rendah hingga ketinggian 1600 meter diatas permukaan laut. Burung yang elok nan gagah ini memiliki ukuran tubuh sedang, tinggi sekitar 55 cm, kepala berbulu putih, kadang mempunyai garis-garis berwarna cokelat pada bagian mahkota. Tubuhnya berwarna cokelat kehitaman dengan dada berwarna putih. Burung elang ini termasuk langka karena populasinya di alam bebas diperkirakan sekitar 250 ekor lagi.

6. Kura Kura Rote
wikimedia.org
Kura kura Rote, termasuk kura kura berleher panjang, memiliki nama latin Chelodina mccordi, merupakan hewan asli Indonesia yang habitat aslinya di pulau Rote, Nusa tenggara Timur. Ciri khas kura kura ini yakni lehernya panjang menyerupai ular, sehingga tidak dapat ditarik masuk kedalam tempurung. Jenisnya termasuk kura kura ari tawar, makananya mulai dari ikan kecil, hingga serangga dan tumbuhan.

7. Jalak Bali
mustangcorps.com
Jalak Bali atau Leucopsar rothshildi merupakan burung asli Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Pulau Bali bagian barat. Keberadaaanya sangat langka, bahkan di habitat aslinya pun hampir punah. Burung ini memiliki bulu putih bersih di seluruh tubuhnya, kecuali pada ujung ekor dan sayap yang berwarna hitam. Pipinya tidak ditumbuhi bulu, namun berwarna biru cerah, dan kakinya berwarna kelabu. Sayangny, burung ini hampir punah, diperkirakan populasi di alam liar sekitar belasan ekor saja.

8. Anoa
izzatulmillah.it.student.pens.ac.id
Anoa merupakan hewan asli Indonesia yang hanya dapat ditemukan di Sulawesi. Fauna yang menjadi ikon propinsi Sulawesi Tenggara ini merupakan satwa langka yang dilindungi. Diperkirakan hanya ada 5000 ekor anoa yang hidup di alam liar saat ini. Ada dua jenis anoa di Sulawesi, yakni anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis). Ciri khas anoa yakni memiliki warna kulit cokelat seperti kerbau, dan kepalanya memiliki sepasang tanduk yang lurusnya ke belakang. Habitatnya sekarang berada di Caga alam Gunung Lambusango, Taman Nasional Lore-Lindu dan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai.

9. Tarsius Tarsier
wildborneo.com
Tarsius tarsier merupakan mamalia terkecil yang diketahui saat ini. Bentuk tubuhnya menyerupai bayi kera, berwarna cokelat kelabu, telinga menghadap ke depan, dan ukuran matanya besar seperti burung hantu, maka hewan ini disebut juga kera hantu. Nama Tarsius diambil karena ciri fisik tubuh mereka yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, pada pergelangan kaki mereka, menyebabkan mereka mampu melompat sejauh 3 meter walaupun ukuran mereka kecil.

10. Bekantan
zonalibur.com
Bekantan atau Nasalis larvatus merupakan kera asli Indonesia yang habitat aslinya berada di Kalimantan Selatan. Ciri khas satwa ini yakni hidungnya yang panjang dan besar mengarah ke bawah, menjadi Inspirasi pembuatan mascot Dufan. Walaupun sama sama kera, namun tubuh bekantan tidak sebesar orang utan kalimantan, bulunya berwarna cokelat kemerah merahan dari dada ke atas, sebagian lain berwarna putih kelabu. Kera jenis diperkirakan hanya beberapa ratus saja yang hidup di alam liar.

Demikianlah beberapa hewan asli Indonesia, hewan endemik yang hampir punah. Diperlukan kepedulian serta kesadaran kita semua agar warisan alam Indonesia ini tetap terjaga dan dapat dilihat oleh anak cucu kita kelak. Akhir kata ayo cintai Nusantara kita!!!.

https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_nama_binatang_endemik_Indonesia
http://duduul.com/hewan-langka-di-indonesia-dan-dunia/
http://news.unpad.ac.id/?p=36173
http://blog.gogonesia.com/10-binatang-langka-yang-hanya-ada-di-indonesia/

No comments