Hot Info

10 Kapal Selam Mematikan Semasa Perang Dingin

Setelah perang dunia II usai, kekuatan militer dunia terbagi menjadi dua blok, yakni blok barat yang dipimpin Amerika Serikat, dan blok timur yang dipimpin Uni Soviet (sekarang Rusia), dan dimulailah masa masa perang dingin, atau disebut juga perang adu teknologi. Salah satu teknologi yang gencar dilombakan pada waktu itu yakni kapal selam.

Nuklir atau diesel, Rudal balistik, anti permukaan, hingga torpedo. Itulah kemampuan yang mewarnai kapal selam semasa perang dingin. Soal lebih unggul mana, ya tergantung dari banyak faktor, mulai dari kebutuhan hingga urusan kekuatan kantong tiap negara pada waktu itu. Berikut yuukeren akan mengulas beberapa tipe kapal selam paska PD II “cold war”.

1. Kilo class
Kilo class, gambar: militaryedge.org
Mau tahu primadona Rusia dibidang ekspor kapal selam? Jawabanya tak lain ada pada kelas Kilo. Kalau sudah begini pastilah kita menyangka kapal hasil racikan era 80-an ini hebat segala-gala. Padahal pada kenyataannya ia tidak lebih dari sebuah kapal selam jarak sedang (medium range). Artinya ia kurang mumpuni untuk diajak berenang antar samudera. Toh, kekurangan tadi tak membuat Barat bisa memergokinya dengan mudah. Tercatat NATO baru bisa menyimak jelas-jelas Kilo pada tahun 1986. Atau setahun setelah kapal ini resmi masuk ke dalam dinas operasional.
Spesifikasi:
Pembuat
: Uni Soviet (Rusia)
Bobot Selam
: 3.000 ton
Panjang
: 70 meter
Mesin
: Diesel/motor elektrik
Kecepatan Selam
: 16 knot
Persenjataan
: 6 tabung torpedo kaliber 21 in

2. Type 209 Class
Type 209 class, gambar: i.ytimg.com
Kalah perang memang berefek jelek bagi Jerman. Bahkan setelah 25 tahun PD II berlalu, bangsa Aria tetap wajib tunduk pada peraturan yang dibuat sekutu. Mereka tak diperbolehkan membangun kapal selam dengan bobot lebih dari 1.000 ton. Jelas aturan tadi bisa mematikan kreatifitas. Tapi tenang saja, masih ada jalan keluarnya kok. Buktinya biro desain kapal selam Jerman Barat, IKL (Ingenieur Kontor Lubeck) nekad melansir Type 209 yang berbobot lebih dari 1.000 ton pada era 70an. Nah, biar tak terjerat pada aturan sekutu maka kapal selam ini hanya ditujukan bagi pangsa pasar ekspor. Lebih dari 12 AL dunia (termasuk TNI AL) memakai varian Type 209, cukuplah jadi tanda keandalan kapal selam ini.
Spesifikasi:
Pembuat
: Jerman Barat
Bobot Selam
: 1.440 ton
Panjang
: 61 meter
Mesin
: Diesel/motor elektrik
Kecepatan Selam
: 22 knot
Persenjataan
: 8 tabung torpedo kaliber 21 in

3. Delta Class
Delta class, gambar: forums.airbase.ru
Julukan si bongkok memang pantas melekat pada kapal selam Soviet yang satu ini, Kelas Delta. Betapa tidak? Dengan punuk yang menempel di bagian punggung maka bayangan kapal akan terlihat seperti orang bongkok. Tapi jangan salah, justru pada bagian itulah kunci dari kesaktian Delta. Disitu tertanam 16 pelontar rudal balistik SS-N-18 Stingray. Mulai dibuat pada tahun 1972, Delta punya banyak varian. Sebut saja dari Delta I hingga IV. Untuk varian yang terakhir tadi sebanyak 14 buah kapal berhasil dirampungkan pada tahun 1985. Pihak barat sering memergoki kapal selam ini mondar-mandir di sekitar wilayah Antartika dan Pasifik.
Spesifikasi:
Pembuat
: Uni Soviet (Rusia)
Bobot Selam
: 13.550 ton
Panjang
: 164 meter
Mesin
: Reaktor Nuklir (baling baling ganda)
Kecepatan Selam
: 25 knot
Persenjataan
: 6 tabung torpedo
 16 pelontar rudal SS-N-18

4. Daphne Class
Daphne class, gambar: military-today.com
Ini adalah prinsip orang Prancis buat meracik sebuah kapal selam di era 50-an. Mengorbankan kecepatan agar kapal bisa menyelam lebih dalam serta mengusung senjata lebih berat. Nah, prinsip semacam itulah yang lantas diterapkan pada kapal selam kelas Daphne. Karakter khas lain yang disandang adalah soal pemasangan torpedo. Sebanyak 12 tabung terpasang eksternal. Prinsipnya, delapan menghadap depan serta sisanya ke arah belakang. Sistem seperti tadi dipercaya bisa mengurangi beban kerja awak. Tercata AL Prancis pernah mengoperasikan 11 unit kapal selam tipe ini sebelum akhirnya dipensiunkan pada tahun 1990.
Spesifikasi:
Pembuat
: Prancis
Bobot Selam
: 1.045 ton
Panjang
: 57,8 meter
Mesin
: Diesel/elektrik
Kecepatan Selam
: 16 knot
Persenjataan
: 12 tabung torpedo


5. Walrus Class
Walrus class, gambar: pinterest.com
Walrus bisa digolongkan sebagai wakil kapal selam konvensional modern. Tak perlulah membedah soal jeroan kapal buatan Belanda ini untuk membuktikannya. Dilihat dari tabung peluncuran pertamanya saja sudah bisa. Walrus diluncurkan pertama kali dari galangan kapal pada bulan oktober 1985. Ia merupakan jawaban atas kebutuhan armada kapal selam AL Belanda. Basis yang dipakai pengembangan adalah kelas Zvaardvis. Tentu saja setelah mendapat pembenahan disana sini.
Spesifikasi:
Pembuat
: Netherland
Bobot Selam
: 2.800 ton
Panjang
: 67,7 meter
Mesin
: Diesel/elektrik
Kecepatan Selam
: 21 knot
Persenjataan
: 4 tabung torpedo

6. Typhoon Class
Typhoon class, gambar: wallup.net
Agustus 1980, Boleh jadi ini adalah waktu kelahiran kapal selam paling raksasa sejagat, Typhoon. Tapi bukannya tanpa alasan Soviet membangunnya di galangan kapal selam terbesar di dunia, Severodvinsk. Keahlian insinyur-insinyur komunis menggarap rudal balistik super jauh adalah alasannya. Rudal-rudal ini bisa menghantam kota-kota penting AS dari perairan yang masih berada di bawah kontrol Soviet. Cuma sebagai konsekuensinya kapal selam yang mengusungnya harus berukuran besar. Kedigdayaan Typhoon tak hanya sebatas dimensi dan kapasitas angkut senjata saja. Kabarnya ia juga punya tubuh rangkap yang berfungsi untuk menangkis torpedo ringan lawan.
Spesifikasi:
Pembuat
: Uni Soviet (Rusia)
Bobot Selam
: 30.000 ton
Panjang
: 170  meter
Mesin
: 2 Reaktor Nuklir dengan dua baling baling  
Kecepatan Selam
: 24 knot
Persenjataan
: 8 tabung torpedo
  20 unit rudal balistik SS-N-20 Sturgeon

7. Los Angeles Class
Los angeles, gambar: dodlive.mil
Kode resmi yang disandang oleh kapal selam kelas Los Angeles adalah SSN. Artinya monster laut bikinan AS ini tergolong sebagai mesin penyerang (attack). Kalau dibedah tugas yang disandang bisa beragam. Menghantam target darat dengan rudal Tomahawk, Menjebol kapal perang lawan bermodalkan Harpoon, serta melahap kapal selam lawan dengan torpedo Mk48 atau ADCAP (advanced Capability). Itulah deretan kesaktian Los Angeles. Predikat hebat juga melekat pada jumlah unit yang dibuat. Sejak dioperasikan pertama kali pada 13 November 1976, sebanyak 52 kapal telah diluncurkan.
Spesifikasi:
Pembuat
: Amerika Serikat
Bobot Selam
: 6.927 ton
Panjang
: 109,8  meter
Mesin
: Reaktor Nuklir dengan baling baling tunggal 
Kecepatan Selam
: 31 knot
Persenjataan
: 4 tabung torpedo

8. Ohio Class
Ohio class, gambar: wired.com
Bila soviet berjaya dengan Typhoon, maka AL AS cukup berbangga dengan kehadiran kapal selam nuklir kelas Ohio. Lantaran rival, jadi sah-sah saja kalau ia juga menerapkan taktik operasi yang sama dengan Typhoon. Rudal-rudal Trident yang diusung Ohio bisa dipakai menghantam seluruh kota besar Soviet. Untuk tujuan itu posisi kapal selam tak harus berada dekat dengan wilayah lawan. Ide pembautan Ohio muncul pada era 70an. Kala itu AL AS berniat untuk meracik kapal selam baru buat mengganti pendahulunya yaitu kelas George Washington dan Ethan Allen. Maklum, kedua jenis kapal selam tadi tak bisa dimuati oleh rudal balistik Trident.
Spesifikasi:
Pembuat
: Amerika Serikat
Bobot Selam
: 18.750 ton
Panjang
: 170,7  meter
Mesin
: Reaktor Nuklir dengan baling baling tunggal 
Kecepatan Selam
: 20 knot
Persenjataan
: 4 tabung torpedo
  24 pelontar vertikal rudal balistik Trident

9. Le Redoutable Class
Le redoutable, gambar: military-today.com
Dari namanya saja bisa ditebak kalau kapal selam yang satu ini adalah buatan Prancis. Mulai diracik pada awal era 60an dan berhasil dirampungkan tahun 1971, Le Redoutable, merupakan simbol pertama kekuatan balistik laut AL Prancis. Basis yang dipakai untuk pengembangannya adalah kapal selam AL AS dari kelas Lafayette. Sebagai senjata utama Le Redoutable mengusung 16 rudal balistik buatan lokal pada bagian punggungnya. Tipikal rudal yang dibawa beragam sejalan dengan pengembangan kemampuannya. Mulai dari M1 yang masih punya jarak jangkau terbatas hingga M 20 berhulu ledak thermo nuklir.
Spesifikasi:
Pembuat
: Prancis
Bobot Selam
: 9.000 ton
Panjang
: 128  meter
Mesin
: Reaktor Nuklir dengan baling baling tunggal 
Kecepatan Selam
: 20 knot
Persenjataan
: 4 tabung torpedo
  16 pelontar vertikal rudal balistik

10. Resolution Class
Resolution class, gambar: m1a2444.pixnet.net
Urusan kapal selam pelontar rudal nuklir, Inggris punya jurus yang senada dengan Prancis. Terbukti negeri kerajaan ini lantas ikutan mengadopsi kapal selam AS kelas Lafayette sebagai basis untuk membangun kapal selam kelas Resolution. Keputusan tadi dibuat lantaran Paman Sam melimpahkan sejumlah rudal balistik Polaris. Pada era 60an, sebanyak setangah lusin kelas Resolution rencananya akan dibangun. Sayang, angan angan itu tak mulus terwujud. Tahun 1964 terjadi perubahan politik di dalam negeri Inggris . Kapal keenam batal untuk dibuat. Sementara sisanya yang terlanjur jadi, diubah tugasnya menjadi kapal selam serang.
Spesifikasi:
Pembuat
: Inggris
Bobot Selam
: 8.400 ton
Panjang
: 129,5  meter
Mesin
: Reaktor Nuklir dengan baling baling tunggal 
Kecepatan Selam
: 24 knot
Persenjataan
: 6 tabung torpedo
  16 pelontar vertikal rudal balistik Polaris

Demikian kesepuluh kapal selam mematikan semasa perang dingin, Terlihat dominasi AS dan Soviet dalam mengembangkan arsenal mematikan ini sangat terlihat. Akhir kata semoga artikel ini bermanfaat.
Sumber:
http://www.military-today.com
http://www.globalsecurity.org

No comments