Hot Info

20 Fakta Menarik Tentang Film Lord Of The Rings


Menelisik salah satu film fantasy terbaik, Lord of The Rings pasti salah satunya. Berasal dari novel legendaris karangan JRR Tolkien, Peter Jackson berhasil meraciknya ke layar kaca penonton, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Namun, tahukah, ternyata ada beberapa fakta menarik seputar film LOTR yang sebagian orang mungkin belum mengetahuinya. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Film LOTR Berhasil Dibuat Setelah Melalui Banyak Pertimbangan

Ketika film lord of the rings akan diangkat menjadi sebuah film, banyak pertimbangan mengenai lamanya durasi film. Rencana awalnya, tadinya LOTR  hanya dibaut dua film, bahkan setelah terjadi pembekakan biaya, executive produser Bon dan Harvey Weinstein mencoba membujuk Jackson agar menjadikanya satu film saja, yaitu saat terjadi battle of pelenor. Ouh may..!!

2. Sean Connery Tidak Memahami Script

Sean connery saat diaudisi memerankan Gandalf, berkata: “aku tak memahami peran ini, membaca novel, membaca scriptnya, sampai aku menonton filmnya. Saya masih belum paham…” Connery berpikir, jika ia mengambil peran ini, mungkin ia hanya akan digaji sedikit dengan mendapat 15% royalti dari film. Namun, pemikiran Connery meleset, trilogy LOTR telah meraup keuntungan sebesar 3 miliar dolar sejak petama kali film ini diputar di seluruh dunia. Haha…poor connery!!

3. Sulitnya Memerankan Karakter Aragon

Ibaratnya kunci rumah, karakter Aragon ini adalah kunci utama keberhasilan film LOTR. Sebagai karakter utama, tokoh untuk memerankannya pun harus memiliki perawakan agak tua, berwibawa, agak sangar dan tentunya tampan. Ya lah kan nantinya jadi Raja Gondor hehe. Sebelum Viggo resmi memerankan Aragon, sebelumnya Jackson menawari Nicholas Cage, namun waktu itu cage terlalu muda.

4. Sebelum Viggo, Russel Crowe Berpotensi Memerankan Aragon

Kandidat terkuat selain Cage, Russel Crowe juga digadang berpotensi besar memerankan karakter Aragon. Saat Jackson menawari dan mengiriminya script, Crowe merasa antusias untuk terlibat dalam film LOTR, namun kesibukannya saat itu dalam film Gladiator, membuat Jackson memindahkan perhatiannya pada Viggo, karena Jackson ingin yang memerankan Aragon oleh orang yang tidak terikat dengan kontrak lain.

5. Saat Casting, Viggo Mortensen Sering Mengalami Cedera

Cedera selama proses syuting sudah biasa, termasuk Viggo, namun Mortensen sering menerima cedera. Misal, saat pengambilan film The Two Tower, Viggo berteriak saat menendang helmet Orc, teriakan itu sebenarnya asli lhoo. Adegannya, terjadi saat Aragon, Legolas dan Gimli mencari Merry dan Pipin yang diculik para Orc, dua jari kaki Viggo cedera saat adegan tersebut, namun sebagai seorang profesional, ia menunjukan performance terbaiknya.

6. Jake Gyllenhaal Berpotensi Menjadi Frodo

Kemungkinan besar untuk memerankan Frodo pernah diterima Jake Gyllenhaal, jika saja ia mampu berbicara dengan aksen Inggris. Yah, namanya juga rezeki Jake, give thanks to God for any Movie have u take it.

7. Vin Diesel, Liam Neeson, Dan Uma Thurman Pernah Di Tawari Sejumlah Peran

Sejumlah nama beken Hollywood pernah disambangi pihak Jackson untuk mencari aktor yang cocok. Vin Diesel pernah diaudisi untuk menjadi Aragon, dari segi performa fisik, dan keahlian, Vin sangat cocok tuk jadi Aragon, cuma karakter Aragon tidak hanya soal fisik, namun pembawaan, Jackson pun mengurungkan niatnya. Berbeda dengan Liam Neeson, yang pernah ditawari untuk memerankan Boromir, pembawaan, performa dan bakat cocok, hanya saja pihak Liam sendiri merasa film fantasy LOTR dianggap kurang menjanjikan, untungnya Jackson menemukan aktor yang tepat, yakni Sean Bean.

Selain itu, jackson pernah memanggil pasangan yang baru menikah, Ethan hawke dan Uma Thurman yang masing-masing ditawari peran sebagai Faramir dan Eowyn, hanya saja nasib nya sama seperti yang lain.

8. Sebelumnya, Ian Holm Pernah Memerankan Frodo Baggins

Di dalam film LOTR ada salah satu karakter kunci, yakni Bilbo Baggin, yang diperankan oleh Ian Holm. Namun Sebenarnya, Ian sendiri pernah memainkan karakter Frodo pada 1981, di radio BBC. Mungkin karena pengalaman ini, Jackson memanggil Ian untuk jadi Bilbo. Hmm..

9. Christopher Lee (Pemeran Saruman) Tadinya Ingin Memerankan Gandalf

Christopher Lee mungkin satu-satunya aktor LOTR yang pernah bertemu secara langsung dengan JRR Tolkien, dan memang Lee dari dulu penggemar karya Tolkien. Makanya, saat Jackson mengaudisi nya untuk bermain, ia berharap banyak untuk menjadi Gandalf yang ia kagumi di Novel. Namun, peran Gandalf yang super berat, banyak gerakan, artinya banyak syuting, sedangkan Lee sendiri dari segi usia dan performa sudah tua, maka Jackson memberi Lee peran sebagai Saruman, yang aktingya sedikit. Baik juga ya Jackson.!!!

10. Bob Weinstein Sungguh Ingin Membunuh Hobbit!!

Pada awal-awal menuju film, sebelumnya LOTR akan dibuat oleh Miramax yang akan disutradarai oleh Harvey dan Bob Weinstein, Namun pada akhirnya New Line Cinema yang memegang kendali, dengan Jackson sebagai sutradaranya. Misalnya, Jika pihak Miramax yang membuat film, Bob dalam alur ceritanya, satu dari empat hobbit harus ada yang mati: ‘menurutnya, tidak mungkin empat orang kerdil, dengan fisik lemah, dapat bertahan di alam liar, katanya’. Menurut Bob, kita harus membunuh satu hobbit bagaimanapun juga, yang manapun boleh, kamu dapat memilih….saya tidak bilang siapa yang harus mati, kita tinggal ambil satu, lalu kita bunuh.’’ 

Dalam situasi pembicaraan seperti itu, mungkin kita akan merasa geli atau ingin tertawa…..dan hal itu bukan suatu hal yang perlu jadi perhatian, toh di novelnya juga mereka semua selamat!!!....Bob,Bob,,,if it happen,,,this film will be fall and not populer, thank to Jackson be director J

11. Sean Bean Lebih Memilih Mendaki Daripada Naik Helikopter

Saat pengambilan gambar the fellowship of the rings, Sean Bean alias pemeran Boromir lebih memilih berjalan plus mendaki selama dua jam daripada naik helikopter bersama aktor yang lain, dikarenakan ketakutannya saat terbang..hmmm

12. Improvisasi Bret Mckenzie Saat Memerankan Elf Sungguh Pas

Masih ingatkah adegan Arwen saat berkuda menuju pelabuhan heaven?? Diperjalanan Arwen melamun melihat anak nya bersama Aragon dimasa depan, lalu ditegur oleh Elf tanpa nama, dan sungguh adegan ini sangat pas dilihat dari segi manapun!!! Berkat improvisasi ini, Mckenzie diajak main the Hobbit di kemudia hari. Asyik tuh..!

13. Saat Pengambilan Gambar, Terjadi Banjir Asli

Seperti kita ketahui, cerita akhir dari the fellowship of the rings, yakni saat para pembawa cincin disergap oleh segerombolan orc di hutan. Namun, Jackson bertutur, rencana awalnya adegan pamungkas berada di tepi sungai Anduin, dimana Legolas dkk menyebrangi sungai dengan sampan, sembari memanah gerombolan orc, tapi sayang, waktu itu terjadi banjir yang cukup besar di lokasi syuting, sehingga adegan tersebut diganti.   

14. Bill si Kuda Pony Aslinya Terdiri Dari Dua Orang

Masih ingatkah adegan Sam saat menggiring Bill di Midgewater marshes? Karena bekerja dengan kuda asli sungguh repot, untuk adegan tersebut digunakanlah kuda boongan dari dua orang. Hmm baru tau nih ane!!

15. Faktanya Sean Bean Membaca Script Saat Adegan Council Of Elrond

Selama proses pengambilan gambar, Jackson dan asisten scriptnyam Fran Walsh dan Philippa Boyens, secara mendadak merevisi alur pembicaraan saat adegan council of elrond. Otomatis, aktor saat itu menerima script baru yang harus dihapal dalam semalam. Hasilnya, saat Boromir berbicara di council of elrond, kalau diperhatikan secara seksama, matanya agak menengok ke bawah saat pembacaan script terbarunya.

16. Diantara Prajurit Rohan ada Wanita Berjanggut

Masih ingatkah adegan dimana segerombolan penunggan kuda di film kedua dan ketiga LOTR? Ternyata diantara mereka ada wanita yang menyamar memakai janggut, dan menjadi prajurit Rohan lhoo.

17. Pemeran Uruk-Hai Saat Adegan Helm’s Deep Merupakan Anggota Cricket

Pada penyergapan Helm’s Deep oleh Uruk-Hai di Two Tower, aslinya mereka adalah anggota klub olah raga cricket di selandia baru. Total jumlah mereka adalah 25.000 orang, menggedor Helm Deep sambil berbicara lantang ‘Rrwaa harra farr rrara!! Bahasa Orc  

18. Adegan Aragon Saat Melawan Tentara Sauron Di Depan Black Gate, Ada Yang di Potong

Jackson telah memfilmkan adegan akhir the return of the king, dimana Aragon bertarung satu lawan satu dengan bentuk fisik sauron (versi fisiknya sama seperti sauron vs isildur-prologue di the fellowship), namun seiring berjalannya waktu, potongan film tersebut tidak jadi di publish, karena Jackson merasa adegan tersebut kurang baik jika di tampilkan. Sebagai gantinya, adegan tersebut menampilkan Troll raksasa.

19. Salah Satu Adegan Emosional Delay Selama Satu Tahun

Seperti kita ketahui, ketiga film ini total menghabiskan waktu delapan tahun, mulai dari perencanaan, produksi hingga di publish. Menariknya, adegan emosional, dimana Frodo menyuruh Sam agar kembali ke rumah, karena merasa dikhianati, adegan ini aslinya diambil selama satu tahun. hmm

20. Karakter Frodo Aslinya Membunuh Secara Langsung Gollum Sebelum Menjatuhkan Cincin Ke Mount Doom

Akhir cerita, Frodo dan Gollum di return the king berselisih tentang cincin. Dan Frodo membunuh Gollum secara langsung. Namun, adegan itu dirasa kurang seperti keinginan Tolkien, maka Jakcson pun mengambil lagi gambar, dan mengubahnya seperti yanga ada sekarang ini.

Referensi:
Peter Jackson: A Film-Maker’s Journey, by Brian Sibley
Peter Jackson: From Prince of Splatter to Lord of the Rings, by Ian Pryor


No comments