Hot Info

Fakta Air terjun Paling Populer Yang Ada Di Indonesia



Objek alam Indonesia tidak terbatas dari banyaknya pulau serta pantai, namun air terjun yang ada di nusantara pun tak kalah menariknya tuk dijelajahi. Bahkan beberapa diantaranya masih perawan dan tersembunyi jauh di kedalaman hutan untuk di segera ditemukan.

Agak berbeda dengan air terjun yang ada di luar negeri, dimana sumbernya bisa berasal dari es, gletser hingga mata air pegunungan, karena letak Indonesia berada di daerah tropis, dapat dipastikan semua sumber air terjun berasal dari mata air di atas pegunungan yang selalu melimpah setiap tahunnya, apalagi saat musim hujan tiba, debit sungai meninggi dan air terjun pun kian mengalir deras.

Kali ini, yuukeren akan mengulas beberapa air terjun atau curug paling populer yang ada di tanah air.

1. Madakaripura (bekas tapa patih gajah mada)

Air terjun Madakaripura, gambar: pinterest.com
Madakaripura merupakan salah satu air terjun terindah, tertinggi sekaligu paling sakral yang ada di Indonesia. Air terjun dengan ketinggian 200 meter ini berada di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo dan menjadi bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Selain karena keindahannya, dikatakan sakral karena dulunya disini merupakan tempat tapa Gajah Mada, yaitu mahapatih paling masyur di kerajaan Majapahit.

Sejarah mengatakan bahwa madakaripura menjadi tempat bertapanya sang mahapatih Gajah Mada. Tidak mengherankan jika berwisata ke sini akan menemukan patung Mahapatih Gajah Mada menyambut kita di pintu masuk. Dibalik derasnya aliran air terjun, terdapat gua yang menjadi lokasi bertapa sang Mahapatih. Anda bisa mencapainya jika menyelam dari dasar kolam yang cukup dalam.

2. Sigura Gura (paling tinggi)

Sigura-gura, gambar: anekatempatwisata.com
Terletak di kabupaten Toba, Sumatera Utara, ternyata di sini terdapat sebuah air terjun indah sekaligus paling tinggi se-Indonesia, namanya Sigura gura. Dengan ketinggian mencapai 250 meter, Sigura gura mengalahkan air terjun Madakaripura yang sebelumnya paling tinggi, yaitu 200 meter.

Sumber air sigura gura berasal dari air danau toba, yang mengalir melalui sungai Asahan. Debit air yang cukup besar, dan tebingnya menjulang tinggi, membuat gemuruh suara yang dihasilkan oleh jatuhnya air terdengar dari kejauhan. Lokasi wisata air ini jika dijangaku dari kota medan jaraknya cukup jauh yakni 250 km, namun jika kita sedang berwisata ke danau Toba, lokasinya cukup dekat, cuma beberapa kilometer saja.

3. Dua Warna (terdapat gradasi warna air)

Air terjun dua warna, gambar: detik.com
Dinamakan air terjun dua warna karena airnya memiliki gradasi dua warna yang berbeda, yaitu putih keabu-abuan dan biru muda. Secara ilmiah, perbedaan gradasi warna ini disebabkan kandungan fosfor dan belerang pada airnya. Selain menikmati keindahan warna airnya, di sini para wisatawan pun dapat bermain air, berenang, hingga berkemah. Namun perlu diingat bahwa air di tempat ini tidak dapat diminum.

Wisata air ini terletak di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Untuk mencapai dua warna, dibutuhkan perjuangan yang cukup keras karena pengunjung harus berjalan menembus hutan yang rimbun sebelum mencapai lokasi air terjun. Medan perjalanannya pun cukup menyulitkan, mulai dari tanjakan, turunan, hingga jurang yang akan menguras stamina anda. Namun setelah anda tiba di lokasi air terjun dua warna, rasa lelah anda akan terbayarkan dengan indahnya pemandangan di sana.

4. Grojogan Sewu (1000 aliran)

Grojogan sewu, gambar: jalansolo.com
Berdasarkan namanya, Grojogan Sewu berarti air terjun dengan seribu aliran meskipun jumlahnya tidak sampai seribu. Grojogan sewu merupakan bagian dari kawasan hutan yang letaknya berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya, wisata air ini berada sekitar 27 kilometer sebelah timur dari kota Karanganyar.
Ada dua kategori aliran, pertama aliran induk dengan ketinggian 80 meter dan aliran yang cukup rendah namun memiliki ciri khas pancuran yang meluas dan memiliki cabang-cabang. Pada musim kemarau atau musim kering, banyak cabang aliran yang terlihat kering. Namun saat musim hujan tiba, sekeliling tebing disana akan dihujani air terjun. Mungkin dari sini muncul kata sewu atau seribu.


5. Saluopa (air terjun 12 tingkat)

Air terjun Saluopa, gambar: marinetomyrmecologist.blogspot.co.id
Saluopa terletak di Desa Leboni, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Lokasinya kurang lebih berjarak sekitar 12 km sebelah barat kota Tentena. Keindahan air terjun Saluopa ini bukan hanya dikenal oleh wisatawan lokal, namun juga mancanegara.

Wisata air ini memiliki ketinggian 25 meter ini bersumber dari mata air yang mengalir dari puncak gunung lalu melewati batuan gunung sebanyak 12 tingkatan. Di setiap tingkatnya terdapat tangga yang terbuat dari batu yang menjadi akses bagi wisatawan untuk menuju puncak paling atas. Di sekitar air terjun terdapat hutan tropis yang dihuni oleh berbagai fauna. Anda dapat mencapai saluopa dengan melewati hutan tropis tersebut. Tidak perlu khawatir karena sudah tersedia jalur trackingdi dalamnya.

6. Mursala (bermuara ke lautan lepas)

Air terjun Mursala, gambar: joeguidemedan.blogspot.co.id
Mursala merupakan salah satu air terjun terindah di Indonesia yang airnya langsung jatuh dari tebing ke lautan lepas. Terletak di pulau Mursala yang berada di antara pulau Sumatera dan pulau Nias, tepatnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dengan ketinggian sekitar 35 meter, air yang mengalir pada bebatuan granit yang berwarna hitam kemerahan lalu jatuh mengalir disela-sela tebing ke permukaan Samudra Hindia. Debit air di sini tidak pernah kering sekalipun pada musim kemarau. Di perairan di bawah air terjun, ada berbagai macam terumbu karang dan ikan hias, termasuk terumbu karang yang langka yaitu Coral Reef.

7. Sendang Gile (konon tempat mandi para bidadari :p)

Sendang gile, gambar: zakkafarisy.files.wordpress.com
Berada di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Sendang gile masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Memiliki tinggi sekitar 31 meter dengan dua tingkatan, dimana tingkat yang pertama muncul di atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya, sedangkan pada tingkatan kedua, air meluncur jatuh membentuk kolam di bawahnya.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa dulunya sendang gile ini menjadi tempat mandi para bidadari yang turun ke bumi. Untuk mencapai air terjun ini, Anda perlu sedikit bersusah payah karena Anda harus melalui sekitar dua ratus anak tangga pada ketinggian 40 meter dan melewati sebuah jembatan berlubang yang melalui sebuah lembah. Namun, Anda juga dapat menempuh jalur alternatif dengan menyusuri pinggir lembah yang agak curam mengikuti saluran irigasi dan menyebrangi sebuah jembatan rotan.

8. Benang Kelambu  (konon yang mandi di sini bakal awet muda :D)

Air terjun Benang kelambu, gambar: silahkanshare.com
Terletak di kaki Gunung Rinjani, tepatnya di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Keliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Benang Kelambu termasuk salah satu air terjun populer yang ada di Indonesia. Uniknya sumber airnya berasal dari air terjun lain diatasnya yakni Benang Stokel.

Air yang jatuh keluar dari sela-sela pohon gambung yang rindang dengan enam deret titik air. Airnya yang tercurah dari atas bukit sangat tipis dan lembut, mirip dengan kelambu. Suara jatuhnya air pun tidak terlalu bising. Itulah sebabnya mengapa air terjun ini dinamai Benang Kelambu. Masyakarat setempat percaya bahwa mandi di air terjun Benang Kelambu ini dapat menjadikan kita awet muda. Ada yang mau mencoba!! :D

9. Sri Gethuk (konon di sini tempat tersimpannya kethuk, instrumen gamelan milik bangsa Jin,, ow ow)

Air terjun Sri gethuk, gambar: 1001indotrip.files.wordpress.com
Sri gethuk merupakan salah satu air terjun terindah di Indonesia, terletak di dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Air terjun Sri Gethuk ini berada di tepi sungai oyo dan lahir dari tiga sumber mata air, yakni kedung poh, ngandong, dan ngumbul. Ketiga sumber air ini mengalir menjadi satu dan membentuk aliran air yang jatuh dari tebing bebatuan karst.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa air terjun ini merupakan tempat penyimpanan kethuk(salah satu instrument gamelan) milik Jin Anggo Meduro. Konon pada saat-saat tertentu, warga akan mendengar suara gamelan yang mengalun dari arah air terjun. Untuk dapat mencapai sri gethuk, pertama-tama kita harus melewati hutan kayu putih milik perhutani dan ladang pohon jati. Setelah itu, ada dua pilihan jalur, yakni menyusuri jalan setapak dengan pemandangan sawah atau menyusuri sungai oyo dengan rakit.

10. Tumpak Sewu (1000 undakan aliran)

Tumpak sewu, gambar: traveler-post.com
Perawan, dan tersembunyi, mungkin dua kata ini tepat untuk menggambarkan air terjun tumpak sewu atau coban sewu, yang terletak di Lumajang, Jawa Timur.  Wisata air ini terbilang baru, karena sebelumnya  masyarakat setempat menyembunyikan keberadaanya, dengan alasan menghindari kerusakan alam. Disebut tumpak sewu karena air terjun disini mengalir dari sepanjang tebing, seakan menghasilkan seribu air terjun.

Demikian sepuluh air terjun paling populer yang ada di Indonesia, serta fakta yang mengiringinya. Terlepas benar atau tidaknya informasi masyarakat setempat, semua semata-mata menjadi kekayaan alam Nusantara. Akhir kata semoga ulasan kali ini menambah wawasan kita semua.

Referensi:
http://www.klikhotel.com/blog/10-air-terjun-terindah-di-indonesia/
http://www.mbribik.com/67/inilah-13-air-terjun-terindah-di-indonesia/
http://www.satujam.com/air-terjun/
http://ariewia.blogspot.co.id/2015/09/serpihan-surga-indonesia-tumpak-sewu.html

No comments