Hot Info

10 Kota Kanal Paling Terkenal Di Dunia



Kanal atau waterwaysmerupakan jalur air yang terbuat dari aliran sungai, sungai reklamasi atau jalur air buatan. Biasanya jalur air ini terintegrasi dengan sistem pembuangan air kota dan sistem pencegah banjir, terhubung langsung dengan lautan.
Di Nusantara sendiri, kanal dapat dijumpai pada beberapa kota besar, seperti Palembang (sungai musi), Pontianak (sungai kapuas) dan baru-baru ini Jakarta sedang membenahi Ciliwung agar dapat menarik wisatawan.

Pada umumnya, kondisi kanal di tanah air masih perlu ditingkatkan kualitasnya jika ingin menjadi destinasi turis lokal atau mancanegara. Tidak seperti halnya, 10 kanal berikut, karena kebersihan dan kualitas airnya, terkenal hingga ke seluruh dunia. Yuukeren akan mengulasnya khusus untuk anda.

10. Suzhou Canals

Suzhou Canals, gambar: grayline.com
Sering disebut “venisia dari cina”, Suzhou terletak di timur negara Tiongkok pada aliran sungai Yangtze. Didirikan sektiar abad ke-5 sebelum masehi, Suzhou sejak dulu dikenal akan transportasi airnya.

Hal menarik disini, yakni air yang berwarna hijau dengan aliran berliku-liku serta adanya jembatan batu bersejarah. Konon Suzhou telah menjadi destinasi para  pedangan dari timur tengah dan Eropa saat jalur sutra masih ramai, dan transaksi di lakukan di atas aliran sungai Yangtze.

9. Stockholm Canals

Stockholm Canals, gambar: visitstockholm.com
Memiliki julukan venisia dari utara, terletak di Stockholm, Swedia, kanal ini menghubungkan 14 pulau!!! Dikarenakan menghubungkan banyak pulau, di sepanjang kanal selalu ramai dilalui kapal kecil ataupun besar.

Air yang bersih serta tata ruang kota yang rapih, membuat tempat ini menjadi destinasi wisatawan mancanegara. Jika kita berkunjung kesini, jalan terbaik untuk menikmati kanal ini yakni dengan menyewa kanopi atau kayak (perahu kecil), bersama teman atau pasangan berdua menjelajahi antar pulau.

8. St. Petersburg Canals

St. Petersburg Canals, gambar: travelpartyexplore.com
Petersburg terletak di daerah subtropis, dimana musim dingin disini lebih lama dibanding musim panas. Saat musim panas tiba, keindahan Petersburg akan semakin terlihat, karena sungai Neva membelah beberapa sudut kota.

Untuk menikmati keindahan Petersburg dari sisi lain, kita bisa menyewa kapal ferry, menjelajahi jalur-jalur air melalui sistem kanalnya. Di sini terdapat beberapa bangunan khas Orthodox Rusia yang usianya hampir 200 tahun.

7. Birmingham Canals

Birmingham Canals, gambar: canalrivertrust.org.uk
Bersih, Indah dan seperti lukisan, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan suasana kanal di Birmingham, Inggris. Terletak di barat daratan Inggris, Midland, Kota industri ini dulunya ramai sebagai kota perdagangan, dimana transportasi utamanya menggunakan perahu.

Sekarang jalan air ini tetap dipelihara dan berubah fungsinya untuk menarik para turis mancanegara untuk agar datang ke Birmingham.

6. Ft. Lauderdale Canals

Ft. Lauderdale Canals, gambar: wikimedia.org
Disebut Venisia dari Barat atau Venisianya Amerika. Terletak di negara bagian Florida, tepatnya 45 km dari utara Miami. Jalur air di kota pelabuhan ini memiliki panjang total 265 km.

Daya tarik disini yakni hotel-hotelnya berhadapan langsung dengan kanal bersih, dimana perahu-perahu boat siap mengantarkan kita untuk menuju pantai Lauderdale yang terkenal akan kejernihannya.

5. Geithoorn Canals

Giethoorn Canals, gambar: tripsite.com
Belanda dikenal sebagai negara yang ahli dalam mengendalikan air, karena memang sebagian besar daratan nya berada di bawah permukaan air laut. Salah satunya dalam urusan membuat kanal.

Khusus untuk Geithoorn, kota dengan penduduk 2600 jiwa ini, terdapat jalur khusus untuk lalu lintas perahu, karena semua warga disini lebih suka menggunakan perahu daripada kendaraan. Kebiasaan warga disini, menjadikanya daya tarik tersendiri bagi para turis untuk mengunjungi kota ini.

4. Canals of Bruges

Canals of Bruges, gambar: jeremy-vaucher.com
Bruges adalah salah satu kota zaman petengahan yang pernah merasakan kejayaan massa-massa renaisans di Eropa kala itu, dan sekarang menjadi destinasi populer di Belgia, dikarenakan kanal di kota ini sering disandingkan sebagai venisia dari utara.

Saat zaman kejayaan, sungai Reie yang membelah Bruges berubah menjadi jalur transportasi ramai, dimana perahu-perahu yang datang ke Bruges membawa berbagai produk untuk di jual, berkumpul di water hall, tempat berlangsungnya transaksi jual-beli. Sekarang, perahu-perahu kecil membawa para turis untuk merasakan kembali suasana kota Bruges kala itu, sambil melihat berbagai bangunan kuno khas zaman pertengahan.  

3. Canals of Amsterdam

Canals of Amsterdam, gambar: traveldigg.com
Selain Stockholm dan Bruges, Belanda pun memiliki kota dengan sistem kanal paling teratur, berguna dan tentunya mempercantik kota, yup Amsterdam, kota ini dikenal juga sebagai venisianya Belanda.

Dibangun sekitar abad ke-17, saat massa keemasan Belanda, “the golden age”, kanal ini memiliki fungsi utama pencegah banjir dan air rob dari laut. Ada tiga kanal disini, Herengracht, Prinsengracht dan Keizersgracht, berbentuk konsentris mengelilingi kota, ketiga kanal ini disebut juga The Grachtengordel.

Saat ini, Canals of Amsterdam memiliki panjang 100 km dengan 1.500 jembatan, serta disepanjang sisi kiri-kanan kanal terdapat 1.550 bangunan khas zaman keemasan.

2. Grand Canals

Grand Canal China, gambar: cnto.org
The Grand Canals dikenal juga sebagai kanal besar Beijing-Hanzhou, UNESCO sendiri telah melindungi tempat ini sebagai salah satu warisan dunia, karena nilai sejarahnya, dan keindahannya. Kanal ini merupakan gabungan antara sungai alami dan sungai buatan, dan memililki panjang total 1776 km, menjadikannya kanal paling panjang di dunia.

Dimulai dari Beijing, aliran airnya memanjang jauh melalui Tianjin dan melwati provinsi Hebei, Shandong, Jiangsu dan Zhejiang, masuk ke dalam kota Hanzhou. Lalu bercabang, menjadi sungai Yellow dan sungai Yangtze.

1. Canals of Venice

Canals of Venice, gambar: youtube.com
Setiap orang pastinya setuju jika kanal paling populer terdapat di kota Venisia. Dikenal juga sebagai “kota air”, Venisia bagaikan batu permata mahkota dari benua Eropa. Lihat saja, suasana romantis dan bangunan khas italia zaman keemasan masih berdiri kokoh di sepanjang tepi kanal, menjadikannya tempat yang cocok untuk berbulan madu.

Jaringan kanal di Venisia termasuk paling lengkap, dimana ada 150 jalur air yang menghubungkan satu bangunan dengan bangunan lainnya. Di massa jayanya, Venisia sangat ramai di kunjungi sebagai pusat perdagangan dan tempat menghabiskan uang, walaupun begitu, seiring bertambahnya zaman, kota ini mulai kurang ramai, namun nuansa romantis masih melekat pada Venisia.

Untuk menjelajahi Venisia, menyewa sampan/gondola adalah pilihan tepat untuk menelusuri setiap jengkal kota ini. Yang perlu diwaspadai, yakni jika musim hujan tiba, siap-siaplah mengalami air rob, karena kota ini telah masuk kategori paling rawan terkena pemanasan global.
Demikian kesepuluh kanal paling populer di dunia, semoga informasi kali ini menambah khazanah wawasan kita semua.

Referensi:
 https://www.wikimedia.org
https://www.thrillist.com/travel/nation/the-10-best-canal-cities-in-the-world-not-named-venice
http://www.touropia.com/world-famous-canals/

No comments