Hot Info

10 Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar Di Dunia


Minyak bumi atau crude oil merupakan salah satu barang tambang bernilai tinggi. Bersama-sama dengan gas alam, kedua barang tambang ini masih menempati posisi pertama,  pilihan sumber energi setiap negara.

Tidak heran dari tahun ke-tahun, melalui perusahaan migas masing-masing, setiap negara berlomba-lomba untuk mencari sumber-sumber minyak bumi baru di seluruh penjuru planet Bumi.

Seperti yang terjadi di laut cina selatan, dibawah perut lautnya diprediksi menyimpan cadangan minyak bumi cukup besar, sehingga wilayah tersebut diperebutkan oleh banyak negara, seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Beberapa negara Asia Tenggara.
Cadangan Crude Oil di Dunia (2005), gambar terrafirma.umwblogs.org
Produksi dan konsumsi minyak bumi setiap negara berbeda-beda, tergantung banyak faktor, mulai dari jumlah penduduk, pendapatan perkapita, kualitas hidup, pertumbuhan ekonomi dan lain-lain.

Terlepas dari itu semua, seperti kita ketahui, negara Arab Saudi di dalam permukaan tanahnya, tersimpan harta karun yang membuat negara ini menempati posisi pertama sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia dalam beberapa dekade belakangan.

Nah, apakah negara timur tengah ini masih memegang kendali sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar, daripada penasaran, berikut ulasan lengkap tentang sepuluh negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia. (Data terakhir tahun 2016)

10. Brazil (2,6 Juta Bph)

Selain dianugerahi hutan hujan tropis paling lebat dan besar di planet Bumi, Negara tropis di benua Amerika selatan ini, ternyata salah satu negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir ini, produksi minyak bumi Brazil meningkat secara signifikan, setelah Petrobas (perusahaan minyak negara) mengumumkan telah menemukan lapangan baru di Lula pada 2006 silam.

Dan akhir-akhir ini, tepatnya pada 2015 lalu, lapangan Jupiter diinidikasi menyimpan deposit minyak sebesar 12,86 miliar barel. Hal ini tentunya disambut baik oleh 50 lebih perusahaan minyak di seluruh dunia, berlomba-lomba untuk ikut andil dalam eksplorasi di sana.

9. Kuwait (3 Juta Bph)

Negara timur tengah yang pernah di serang oleh Irak semasa kepemimpinan Sadam Husein ini ternyata termasuk jajaran salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia. Produksi minyak buminya sekitar 3% minyak dunia atau 3 juta barel per hari.

Selain memproduksi minyak, negara ini juga masih menyimpan cadangan minyak bumi cukup besar, sekitar 104 miliar barel, menempatkan kuwait sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar ke-6 di dunia.

8. Uni Emirat Arab  (3,2 Juta Bph)

Ini dia salah satu negara teluk paling kaya di dunia, Uni Emirat Arab (UEA), merupakan satu dari tujuh negara teluk yang menggantungkan perekonomian negara nya dari industri minyak bumi.

Cadangan minyak terbesar terletak di bawah perut bumi Abu Dhabi, sekitar 92 miliar barel. Tentu ini menjadikan UEA menempati posisi ke-7 sebagai negara dengan cadangan minyak bumi terbesar di dunia.

Sebagai negara penghasil minyak terbesar ke-8 saat ini, UEA tidak serta merta diam saja, mereka sadar bahwa suatu saat nanti, minyak yang mereka punya akan habis pada waktunya, sehingga mereka pun mulai secara bertahap membangun taman-taman hiburan bermain, gedung mewah, seperti Burj Khalifa dan Dubai Land.

Bahkan, dari keuntungan penjualan minyak, negara ini mampu membuat Pulau-Pulau Buatan Indah seperti Palm Jumeirah  dan The World Islands.

7. Kanada  (3,6 Juta Bph)

Negara yang letaknya di Amerika utara ini, terkenal akan pemandangan indah gletser, hewan rusa dan daun maple-nya. Sedikit orang yang mengetahui, bahwa negara ini adalah salah satu penghasil minyak bumi terbesar di dunia.

Cadangan minyak bumi nya saja menduduki peringkat ke-3 di dunia, dengan jumlah sekitar 172,4 miliar barel. Namun, tantangannya yakni hampir semua cadangan minyak bumi terperangkap, bersatu dengan batuan pasir beraspal, sehingga butuh teknologi terbaru dan biaya eksplorasi lebih untuk mengambil minyak di negara ini.

6. Iran (3,92 Juta Bph)

Sebelumnya negara ini menduduki peringkat ke lima sebagai negara penghasil minyak bumi, namun produksinya turun 200 ribu Bph pada tahun 2013 silam. Walaupun begitu, saat ini Iran menghasilkan minyak sekitar 4,5% minyak dunia.

Meskipun penghasil minyak terbesar, minyak negara ini tidak sampai ke negara barat, khususnya AS, karena beberapa dekade terakhir, negara ini terkena embargo perdagangan dan sangsi ekonomi, terkait penggayaan uranium.

Dengan deposit minyak bumi sebesar 157, 8 miliar barel dan penerapan sangsi ekonomi, negara ini diprediksi akan mampu menghasilkan minyak bumi lebih lama dibandingkan negara lain di dunia (90 tahun).

5. Tiongkok (3,93 Juta Bph)

Sebagai negara transisi yang akan menjelma menjadi negara super power, Tiongkok memerlukan asupan energi cukup besar untuk menggerakan berbagai sektor perekonomiannya.

Meskipun sebagai salah satu penghasil minyak terbesar di dunia, yakni sekitar 3,93 juta barel, negara ini masih haus akan minyak bumi. Terhitung dari tanggal 1993, negara ini telah menjadi pengimpor minyak bumi.

4. Irak (4,8 Juta Bph)

Negara yang letaknya di utara negara Kuwait ini telah menjadi rebutan bagi sebagian negara besar, selepas kalahnya rezim Sadam Husein. Dikarenakan cadangan minyak bumi negara ini mencapai 144,2 miliar barel (posisi ke-5).

Selain itu, negara ini pun memiliki fasilitas cukup mumpuni untuk mengolah dan menghasilkan minyak bumi setiap harinya, yakni sekitar 4,8 Juta Bph. Sayangnya, kekayaan ini hanya dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat, karena penglolaan nya di intervensi pihak asing.

3. Amerika Serikat (8,7 Juta Bph)

Negara ini terbilang terdepan dalam menghasilkan minyak bumi. Melalui perusahaan minyaknya (Exxon-mobil dan Chevron), AS menambah cadangan minyak bumi nya melalui perjanjian dengan negara-negara yang tidak ingin repot memperoleh keuntungan dari hasil bumi ini, semisal Indonesia.

Karena memang, kedua perusahaan ini termasuk sepuluh perusahaan penghasil minyak dan gas terbesar di dunia. Melalui teknologi yang mereka punya, mereka mampu mengeksplorasi dan mengolah minyak bumi dari dasar laut sekalipun.

Nah, untuk cadangan minyak bumi di dalam negerinya sendiri, AS hanya menempati posisi ke-10, sekitar 39, 9 miliar barel, namun berkat kedua perusahaan minyak tadi, posisi nya naik menjadi pertama (264 miliar barel).

2. Arab Saudi (10 Juta Bph)

Pada tahun 2013, Arab Saudi masih memimpin sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia, dengan 11,75 Juta Bph, namun pada tahun 2016 lalu, produksi rata-rata menurun drastis menjadi 10 Juta Bph atau 13% produksi minyak dunia. Hal ini menyebabkan negara ini harus lengser ke posisi ke-2.

Untuk cadangan minyak buminya sendiri, Arab Saudi menempati posisi ke-2, yakni dengan estimasi kandungan terukur sekitar 268, 2 miliar barel (pertama di duduki Venezuela, 298 milira barel).

Tidak salah, dengan kandugan minyak sebesar ini, walaupun tanah di negara ini tandus, masyarakat yang hidup di atasnya tetap dapat hidup sejahtera.


1. Rusia (10,2 Juta Bph)

Saat negara lain mengalami penurunan produksi, negara ini tetap mempertahankan kapasitas produksi minyak buminya, yakni sekitar 10,2 Juta barel per hari, menjadikannya sebagai negara penghasil minyak terbesar dunia saat ini.

Untuk cadangan minyak buminya sendiri, di negara asalnya hanya terkandung 80 miliar barel saja (posisi ke-8), namun melalui perusahaan migasnya (Gazproom dan Rosneft), negara ini mampu meningkatkan cadangan minyak buminya hingga 256 miliar barel (posisi ke-2).

Selain itu, Rusia masih menyimpan wilayah Siberia timur yang belum dieksplorasi. Jika disana terdapat minyak bumi, dapat dipastikan negara ini bakal menjadi negara penghasil minyak terakhir di planet Bumi.

Demikian ulasan tentang sepuluh negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia saat ini, semoga informasi kali ini menambah khazanah wawasan kita semua.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/
http://geab.eu/
http://www.investopedia.com/
http://bisniskeuangan.kompas.com/

No comments