Hot Info

10 Hewan Dengan Warna Bulu/Kulit Hitam Dan Putih


Tak terhitung jenis hewan yang menempati planet bumi. Keberadaan mereka memberi arti penting untuk menopang keberlangsungan hidup manusia. Mulai sebagai bahan makanan untuk manusia (ayam, sapi dll), untuk bahan sandang (mis; wol dari hewan berbulu seperti domba dan kambing) hingga sebagai teman peliharaan.

Dari sekian banyak hewan yang ada di sekitar kita, tahukah, ternyata beberapa diantaranya memiliki bulu atau kulit dengan warna hitam dan putih saja. Hewan apa sajakah mereka, berikut ulasan lengkap Yuukeren.


10. Penguin Adelie

Penguin Adelie, gambar travelwild.com
Punya sayap tapi tak bisa terbang, namun ahli dalam berenang, yap Penguin, merupakan hewan akuatik jenis burung yang habitat aslinya berada di belahan bumi selatan (Antartika). Selain di Antartika, penguin juga ditemukan juga di kepulauan Galapagos.

Ciri lainnya, hewan ini memiliki bulu berwarna putih, hitam, kuning dan merah, Namun khusus untuk penguin jenis adelie, warna bulu nya puith dan hitam saja. Penguin adelie (Pygoscelis adeliae) pertama kali ditemukan pada 1840 oleh penjelajah Prancis, Jules Dumont d’Urville, saat menjelajahi pantai Antartika.

Di selulruh dunia terdapat 16 spesies penguin. Penguin Adelie sendiri bisa mencapai tinggi 70 cm dengan berat antara 4 sampai 5,5 kg. Sedangkan spesies penguin terbesar adalah jenis penguin kaisar (Aptenodytes forsteri). Tingginya bisa mencapai 1,1 meter dan berat 35 kg lebih.

Lalu, spesies penguin terkecil berasal dari jenis penguin peri (Eudyptula minor), dengan tinggi sekitar 40 cm dan berat sekitar 1 kg. Secara umum, penguin yang bertubuh besar lebih dapat mempertahankan suhu tubuhnya dan bertahan di daerah dingin, sementara penguin kecil biasanya ditemukan di daerah tropis seperti Galapagos.

Umumnya, penguin memakan krill (semacam udang), ikan kecil, dan cumi-cumi. Penguin dapat meminum air laut, karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut, sebelum masuk kedalam aliran darah.

9. Paus Orca

Paus Orca, gambar wikimedia.org
Paus Orca disebut juga paus pembunuh, karena salah satu hewan paling puncak pada rantai makanan di dalam ekosistem laut. Makanan favorite mereka yakni berbagai macam  ikan, singa laut dan anjing laut.

Dengan nama latin Orcinus orca, spesies ini masih tergolong dalam keluarga lumba-lumba. Paus Orca hampir ditemukan di seluruh samudera, dari kawasan dingin seperti Artik dan Antarktika hingga kawasan bersuhu hangat.

Panjang tubuh Orca dapat tumbuh hingga mencapai 10 meter, sehingga hiu putih pun takut terhadap Orca. Orca hidup secara berkelompok, dan dapat menyelam hingga kecepatan 55 km/jam.

Walaupun termasuk hewan karnivora, Orca memiliki rasa persahabatan dengan manusia seperti halnya lumba-lumba. Maka, Orca banyak dilatih untuk berbagai macam tujuan, mulai pertunjukan sirkus, rekreasi bahkan untuk tujuan spionase (mata-mata) militer.

8. Harimau Putih

Harimau putih, gambar dampoto.blogspot.com
Harimau biasanya berbulu belang dengan warna putih, kuning hitam, namun untuk harimau yang ada di sebagian daerah India dan Siberia, terdapat harimau yang warna bulunya terdiri dari putih dan hitam saja.

Harimau putih merupakan sejenis harimau yang membawa gen resesif yang menghasilkan pewarnaan pucat. Gen resesif inilah yang menyebabkan warna kuning memudar, dan hanya timbul putih dan hitam saja.

Konon, nenek moyang harimau putih berasal dari Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) dan dari Harimau Siberia (Panthera tigris altaica). Harimau putih termasuk hewan langka, dan saat ini jumlah hanya ada sekitar ratusan ekor di seluruh dunia.

7. Tapir Asia

Tapir Asia, gambar wikimedia.org
Pernahkah kita melihat tapir di kebun binatang? bentuknya menyerupai babi hutan, namun ukurannya besar, dengan hidung agak panjang. Tapir merupakan binatang herbivora yang memakan dedaunan muda di sepanjang hutan atau pinggiran sungai.

Ciri lainnya, telinga yang mirip badak dan moncongnya yang panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia. Khusus untuk tapir asia (Tapirus indicus), warna bulunya tidak semua hitam, namun diselingi warna putih disebagian tubuhnya. Tapir merupakan hewan yang soliter (menyendiri), kecuali pada musim kawin.

Tapir Asia merupakan salah satu tapir terbesar dari keempat jenis tapir yang ada dan berasal dari Asia, tepatnya Hindia timur, termasuk Indonesia (Sumatera). Orang sumatera sendiri sering menyebutnya tenuk, seladang, gindol, babi alu, kuda ayer, kuda rimbu, kuda arau, marba, cipan dan sipan.

Tapir asia bisa tumbuh hingga panjang tubuhnya mencapai 1,8 sampai 2,4 meter dan tinggi bisa mencapai 107 cm. Berat rata-ratanya antara 250 kg sampai 320 kg, namun ada juga yang bisa mencapai 540 kg. Tapir asia betina biasanya lebih besar daripada jantannya.

Tapir termasuk binatang nokturnal (aktif pada malam hari). Aktivitas hidupnya pun suka berpindah-pindah atau nomaden. Jangkauan jelajah tapir sangat luas karena mereka cenderung berjalan jauh untuk menemukan lokasi yang kaya makanan berupa umbi-umbian, daun daunan dan tumbuhan lainnya.

6. Kakap Hitam Putih

Kakap hitam putih, gambar wikimedia.org
Kakap hitam putih merupakan jenis kakap yang berasal dari samudra Hindia dan Pasifik barat. Ikan jenis ini tersebar dari perairan India hingga timur jauh Australia. Kakap jenis ini suka menghuni terumbu karang dan hidup secara berkelompok.

Rata-rata ikan jenis ini panjangnya 35 cm, namun ada juga yang panjang hingga 75 cm. Saat muda, ikan ini memiliki tubuh belang hitam-putih, dengan sirip dan mata hitam semua. Namun saat menginjak dewasa, warna tubuh ikan akan menjadi hitam sepenuhnya.

Ikan ini suka memangsa udang-udangan dan ikan kecil. Ikan ini memiliki nilai ekonomis dan estetika cukup tinggi, karena dapat dijadikan sebagai ikan hias di akuarium pribadi.

5. Kupu-kupu Zebra

Kupu-kupu zebra, gambar wikimedia.org
Dinamakan demikian, karena memang seluruh tubuhnya memiliki motif belang dengan warna putih dan hitam saja, mirip kuda zebra. Kupu-kupu zebra atau Heliconius charithonia merupakan jenis kupu-kupu dari sub-keluarga Heliconiinae dari family Nymphalidae.

Motif unik yang dimiliki kupu-kupu ini dipercaya sebagai salah satu cara untuk mengelabui para predator. Habitat asli kupu-kupu ini yakni tersebar hampir di seluruh Amerika selatan, tengah dan sebagian Amerika utara.

Sebelum menjadi kupu-kupu, warna kulit calon kupu-kupu (ulat), telah memiliki warna hitam dan putih dengan beberapa warna kuning dan bintik merah. Namun, saat fase perubahan dari kepompong ke dewasa (kupu-kupu), warna resesif tadi hilang, yang tinggal hanya warna putih dan hitam. Panjang sayap kupu-kupu ini dari ujung ke ujung sekitar 72 sampai 100 mm.

4. Panda

Panda, gambar wikimedia.org
Hewan berbulu putih-hitam selanjutnya merupakan binatang endemik dari Tiongkok, Panda. Dengan nama latin Ailuropoda melanoleuca, panda adalah hewan mamalia yang masih satu keluarga dengan beruang (Ursidae).

Panda Besar tinggal di wilayah pegunungan, seperti Sichuan dan Tibet. Pada setengah abad ke-20 terakhir, panda menjadi semacam lambang negara Tiongkok, dan sekarang ditampilkan pada mata uang emas mereka. 

Salah satu jenis paling besar berasal dari giant panda. Panda jenis ini memiliki panjang tubuh antara 1,2 sampai 1,9 meter dengan tinggi 60 hingga 90 cm. Umumnya panda jantan lebih berat ketimbang panda betina, masing-masing dengan berat bisa mencapai 160 kg dan 125 kg.

Walaupun sebagian besar jenis beruang karnivora, berbeda dengan panda. Mereka lebih suka memakan tumbuhan hijau, khususnya bambu kuning yang tumbuh subur di pedalaman hutan Tiongkok.

3. Zebra

Zebra, gambar nationalgeographic.com
Hewan dengan bulu putih-hitam selanjutnya pastinya kita semua mengenalnya, Zebra. Zebra merupakan hewan yang tergolong dalam keluarga kuda, dengan ciri utama bulu bermotif belang hitam putih.

Habitat hewan ini tersebar di Afrika Selatan, Afrika Barat, dan Afrika Timur. Ada tiga jenis zebra yaitu zebra gunung (Equus zebra), zebra dataran (Equus quagga) dan zebra primitif (Equus grevyi). 

Belang-belang pada tubuh zebra dapat membantu sistem pertahanan zebra terhadap predator. Belang zebra dapat membingungkan predator. Zebra memiliki “warna disruptif” seperti beberapa katak pohon dan ular belang.

Belang pada tubuh zebra memecah kontur rata tubuh hewan ini, menyamarkan bentuk asli zebra. Ketika zebra bergerak, pola itu lebih membingungkan mata sang predator, misalnya singa atatu harimau.

Sebagian ilmuan berpendapat, motif khas pada zebra terjadi karena evolusi, baik variasi maupun seleksi alam. Rata-rata tinggi zebra diukur dari punggunya sekitar 1,2 meter. Panjang tubuhnya sendiri sekitar 2 sampai 2,6 meter dan panjang ekor setengah meter. Berat zebra dewasa bisa mencapai 350 kg.

2. Sapi Holstein

Sapi Holstein, gambar agrinak.com
Apa yang menyebabkan produk susu keluaran Friesian (peternakan di Belanda) sangat digemari penduduk dunia? Jawabannya tiada lain jenis sapi yang merumput di sana dari jenis Holstein.

Sapi holstein atau Fries Holland (FH) merupakan salah satu jenis sapi perah tertua. Tercatat pada masa kerajaan Romawi kuno, daerah friesland dikenal sebagai negeri penghasil sapi perah terbaik, dimana hewan ini memiliki ciri utama bulu putih dan hitam.

Saat ini, jenis sapi Holstein tidak hanya terdapat di Belanda saja, namun telah tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hewan memamah biak ini paling populer, karena kemampuan produksi susu segarnya paling berkualitas.

Ciri utama sapi holstein diantaranya, berpostur besar dengan totol-totol warna hitam dan putih di sekujur tubuhnya, telinga hitam, kaki putih, dan ujung ekor yang putih. Selain itu, kepala panjang, sempit dan lurus, paha lurus dan bahu ramping. Untuk beratnya, sapi holstein standar jantan 816 kg, sedangkan betina 567kg. Namun, untuk yang super, sapi jantannya bisa mencapai satu ton sedangkan betinanya 725 kg.

Di Indonesia sapi jenis FH ini dapat menghasilkan susu 20 liter/hari, tetapi rata-rata produksi 10 liter/hari atau 3.050 kg susu 1 kali masa laktasi. Di Amerika sapi jenis FH ini dapat memproduksi lebih dari 7.000 kg susu dalam 1 kali masa laktasi. (catat: masa laktasi yakni masa aktif sapi menghasilkan susu setelah melahirkan anak)

1. Dalmatian

Dalmatian, gambar pupdaily.blogspot.co.id
Pernahkah anda menonton film besutan walt disney, dengan judul dalmatian. Dalmatian (Dal) merupakan sejenis anjing dari ras besar, yang dikenal dengan warna bulu yang unik, yakni putih dan hitam saja. Warna hitam yang tersebar acak pada sekujur tubuh dalmatian, menjadikan hewan ini sering disebut anjing totol-totol.

Variasi warna lain, seperti coklat juga kadang ditemukan walaupun jauh lebih jarang. Nama dalmatian sendiri berasal dari Provinsi Dalmatia dari negara Kroasia, yang diperkirakan sebagai asal dari jenis ras ini.

Untuk dalmatian jantan, umumnya memiliki tinggi 58-61 cm dan untuk betina 56-58 cm. Ciri lainnya, moncong mulut tipe memanjang dengan hidung berwarna hitam. Umur dalmatian rata-rata 10-13 tahun, dan sekali mengandung bisa menghasilkan enam hingga sembilan anakan.

Dewasa ini, dalmatian menjadi hewan peliharaan favorite keluarga. Saking populernya, selalu diadakan sebuah kompetisi setiap tahunnya di beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Inggris.

Demikian kesepuluh hewan unik dengan warna bulu/kulit hitam dan putih saja, semoga informasi kali ini menambah khazanah wawasan kita semuanya.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/

No comments