Hot Info

Inilah Bedanya Menyimpan Uang Bank, Investasi dan Asuransi


Pak sebelum Bapak memutuskan utk mengambil asuransi, boleh ya kita samakan persepsi dulu apa bedanya tabung di bank, invest, asuransi, spy ke depannya tdk salah paham & mantab utk memutuskan ambil polis ke saya.

Boleh pak saya bertanya? selama ini Bapak Bekerja tentunya utk memberi nafkah ke keluarga, dan tentunya buat masa depan anak ya? Boleh tahu pak, apa *dedikasi Bapak ke anak* biasanya buat Pendidikan anak ya pak? "

A : pendidikan seperti apa yg akan Bapak persiapkan buat ananda (sebut nama anaknya), yg biasa saja / Terbaik?
P : yang terbaiklah
A : Kalau yg terbaik biasanya Murah / Mahal?
P : Mahal
A : kira2 tiap tahun makin turun / naik?
P : Naik
A : kira2 apa yg bapak sdh persiapkan utk Tujuan itu?
P : Menabung
A : Biasa kalau nabung di mana pak?
P : Di Bank
A : menurut Bapak, kalau tabung di bank imbal baliknya besar / kecil?
P : kecil
A : betul pak kecil paling 1% , kl deposito 6%.. Pdhl yg namanya inflasi atau kenaikan Barang terus ada bahkan saat ini sdh mencapai 8%, berarti Sebetulnya kl cuman simpan uang di bank lama2 nilainya turun yaaa.. Cuman aman saja,
Tapi punya rekening di bank tetap penting buat kebutuhan setiap hari.
Nah, supaya tujuan bapak memberikan pendidikan terbaik bisa tercapai & bisa mengimbangi laju inflasi, kita mesti melakukan yg namanya * Berinvestasi* seperti property, emas, saham.. Dimana instrumen2 itu bisa mengimbangi bahkan menyaingi laju inflasi..rata2 bisa sampai 15%, Bapak tahu berapa laju inflasi pendidikan ??? Mnrt badan statistik inflasi pendidikan di Indo 10-12%, jadi dgn berinvestasi bs mjd alt dlm mempersiapkan dana pendidikan.

Nah,tapi pak saat ini ananda usia 2th, berarti benar2 bisa mandiri usia berapa?
P: usia 23 th

Dalam keadaan sehat & pekerja keras seperti Bpk saya yakin tujuan mempersiapkan pendidikan ananda akan tercapai melalui Bank & berinvestasi.

Tapi pak,manusia hidup tak lepas dr risiko... Dlm Bapak mempersiapkan dana pend tadi,ada 3 risiko penting.
Pertama *Risiko usaha* bisa jadi usahanya bangkrut.. Tapi dlm keadaan sehat saya yakin Bapak masih bisa Bangkit lagi cari peluang lain ya pak?

*Risiko kedua, jika tiba2 dokter suatu hari memvonis penyakit yg mengakibatkan tdk bisa bekerja max yaitu *sakit kritis*, mnrt bapak makin tahun makin banyak org sakit kritis? Apakah syarat sakit kritis hanya usia tua? Tdk ya pak?kita lihat kmrn artis olga, jupe , dll

Kira2 keuangan kel. Bisa masalah? Bisa ganggu planning bapak utk Tujuan persiapan pendidikan?
Pasti jawabnya *ganggu*

Yg ketiga adl jika *malaikat pencabut datang bertamu* yg akan membawa kita chekout dari dunia yaitu Meninggal dunia, kira2 bisa masalah dgn masa depan anak?

Nah berarti disini diperlukan satu kebijakan lagi, yang *memberikan kepastian utk masa depan selain bank & invest yaitu* :

*Asuransi*
Dimana asuransi ini nantinya akan memberikan *jaminan kepastian kpd keluarga jk tjd risiko thd kepala keluarga*

Asuransi ini bukan utk mencari keuntungan, tapi dia akan menjadi pagar pelindung/ Ban serep bapak di tengah perjalanan..mempersiapkan dana pendidikan, Tanpa hrs mengambil uang simpanan di Bank atau hrs jual aset/ inv ,jika risiko sakit kritis / berpulang nggak pernah kembali.

Besarnya asuransi tiap org beda2 tergantung kebutuhan, biasanya *hanya 10-20% dari income saja*.. Atau bisa juga hasil investasi Bapak utk membuat polis asuransi..

Kebetulan PRU punya produk kombinasi antara Proteksi & investasi.. disebut unit link.
Proteksi sbg manfaat utama investasi hanyalah sebuah bonus utk mendanai kelangsungan manfaat sampai usia pertanggungan.

Jadi, dalam hal ini Asuransi adalah pelindung Bank & investasi Bapak sekaligus menjadi jaminan kepastian masa depan keluarga.

Sampai disini bisa dipahami ya pak, kalau ketiganya (bank,invest,assuransi) adalah sama2 penting yg hrs dipunyai setiap keluargA.


Untuk proposal asuransi syariah maupun konvensional sesuai yang sesuai anda harapkan hubungi di nomer berikut ini

+6283851753352

No comments