Hot Info

11. Periksa Kategori/Niche Blog Anda

Apa yang Anda tulis di blog Anda tentu sangat berpengaruh dalam proses mendaftar menjadi publisher Google Adsense.
Google secara tegas melarang konten dengan niche berikut:
  • Pornografi/Konten Dewasa
  • Konten Bajakan atau Software/Game Bajakan
  • Panduan Hacking dan Cracking
  • Konten yang berisi atau mempromosikan Kekerasan
  • Konten Ilegal Lain yang Melanggar Hukum
Jika Anda sudah terlanjur menulis konten dengan niche di atas, lebih baik hapus atau buat blog baru dengan tema tulisan yang baru.

12. Gunakan Top Level Domain (TLD)

Kecuali Anda menggunakan Blogger yang merupakan platform blogging miliki Google, Anda perlu menggunakan domain TLD di blog Anda, misalnya .com atau .net dan sebagainya.
Dan perlu diketahui, jika pun Anda membeli alamat domain untuk blog Anda namun masih kurang dari 6 bulan usia domain tersebut, Anda tetap tidak bisa diterima Google Adsense.
Jadi, umur domain juga menjadi pertimbangan Google Adsense. Domain yang berumur kurang dari 6 bulan tidak akan diterima.
Saran saya ketika Anda memutuskan untuk membuat sebuah blog, buatlah blog tersebut dengan alamat domain khusus atau pribadi. Jangan mulai dengan blog gratis seperti blogspot .com atau wordpress.com, kecuali Anda memiliki tujuan blogging lain selain untuk menjadi publisher Adsense.
Jadi, ketika Anda membeli domain untuk blog Anda, Anda harus menunggu paling tidak 6 bulan sebelum mendaftar Google Adsense. Ada hal baiknya sebab Anda memiliki waktu 6 bulan untuk mengembangkan blog Anda hingga siap menjadi publisher Google Adsense.
Bacaan Terkait:
Jika Anda ingin memutuskan menggunakan WordPress self-hosted, beli paket hosting yang sudah termasuk nama domain di dalamnya secara gratis. Misalnya penyedia hosting sepertiNiaga Hoster, menyediakan paket hosting dengan diskon 50% dan gratis domain serta SSL.

13. Cabut Iklan Lain

Ya, ada baiknya Anda mencabut iklan dari layanan lain. Seperti yang telah disebutkan, yang mereview website Anda dalam proses pendaftaran nantinya adalah manusia, pihak Google Adsense sendiri.
Jadi selama proses review blog Anda yang dilakukan oleh pihak Google Adsense, cabut semua iklan selain script iklan dari Google Adsense (yang masih kosong) yang disuruh dipasang di blog Anda.
Pastikan bahwa blog Anda bebas dari iklan lain dalam bentuk apapun ketika mendaftar Google Adsense.

14. Dapatkan Lebih Banyak Pengunjung ke Blog Anda

Ketika saya mendaftar Google Adsense di tahun 2013 silam, saya memiliki pengunjung harian sebesar 300-an per harinya, secara konsisten.
Namun, banyaknya pengunjung dari sudut pandang kebijakan Google Adsense mungkin sudah diperbaharui sekarang ini. Jadi, dapatkan pengunjung harian di atas 300-an terlebih dahulu sebelum mendaftar Google Adsense adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan dalam mempersiapkan blog Anda.
Bacaan Terkait:

15. Dari Mana Pengunjung Blog Anda Datang?

Inilah poin terakhir yang perlu Anda siapkan sebelum mendaftar Google Adsense. Google dengan tegas menyatakan bahwa algoritma tidak merangking blog yang mendapatkan trafik pengunjung berbayar, seperti pengiklanan dan cara instan lainnya.
Apalagi jika pengunjung blog Anda mayoritas adalah bot/robot otomatis, maka kecil kemungkinan bahwa blog Anda akan diterima Google Adsense.
Hindari cara-cara yang berbau spam dalam mendapatkan pengunjung blog Anda.
Sumber pengunjung yang baik adalah dengan memanfaatkan mesin pencari yang dapat Anda terapkan melalui berbagai kaidah SEO, melalui promosi di media sosial atau forum, dan cara-cara yang berbau viral lainnya.

No comments